Hari Sabtu 5 Mei 2014 sesampai di sekolah penulis  dikhabari bahwa salah satu guru dari sebuah SMK di Wonosari dipanggil Alloh SWT. Saya agak kaget karena usianya masih muda baru sekitar limapuluhan tahun dan sebelumnya tidak terdengar punya penyakit berat. Setelah memberesi urusan sekolah sebentar penulis langsung mengajak teman-teman guru untuk bertakziah dan menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga.

Sesampai di lokasi takziah dan setelah mensholatkan saya ngobrol dengan beberapa pelayat yang ada di sekitarnya , saya menanyakan penyebab beliau meninggal. Jawaban dari pelayat itu beluai terkena kanker paru-paru baru sekitar 3 minggu berada di Rumah sakit Yogyakarta dan kemudian meninggal.Amat dekat sekali antara terdeteksinya sakit sampai meninggalnya hanya sekitar 3 minggu. Sebelumnya beliau memang mempunyai kebisaan merokok dengan berat atau istilahnya perokok berat.

Peristiwa ini menjadi pelajaran bagi para pembaca yang saat ini mempunyai kebiasaan merokok ternyata perokok berat rawan terhadap kanker paru-paru dan bila sudah terdeteksi jarak antara terdeteksinya penyakit sampai meninggal amat-sangat cepat.