Gb. Makan bersama setelah belajar

Gb. Remkaja sedang menikmati makanan

Mari Berantas Pornografi dan Pornoaksi yang Merusak Generasi Muda Harapan Bangsa

Kegiatan remaja saat ini banyak dihiasi dengan budaya hura-hura, thongkrongan, trek-trekan , minuman keras , pergaulan bebas, menyebabkan banyak kalangan khususnya para orangtua khawatir akan perkembangan jaman saat ini .Mengarahkan mereka kea rah yang baik seperti pengajian, aktif di masjid, kegiatan karang taruna dan sebagainya menurut berbagai sumber sangat sulit luar biasa.
Terilhami pendapat ustazd Muhammad Jazir Asp , beliau pernah mengatakan “ Anak Muda itu yang dibutuhkan SEGO ( Makanan ) bukan SUARA ( nasehat ) maka beberapa teman pengurus masjid mencoba mengumpulkan anak-anak muda sambil kita menyediakan minum dan makanan untuk mereka. Setelah mereka kita kumpulkan ,kita data dan mencari masukan-masukan dari mereka .Mereka kita beri motivasi akan manfaatnya berkumpul bersama, bisa saling ngobrol , tukar pengalaman, dan sebagainya .
Agar pertemuan tidak jenuh maka tempat pertemuan kita gilir dengan cara diundi dahulu diantara para remaja yang diundang, pihak yang ketempatan menyediakan minuman dan snek sederhana .
Setelah semua disepakati akhirnya pertemuan bisa dilaksanakan secara bergiliran dengan fasilitas minum teh, snek yang disediakan pihak tuan rumah.Sebagai pengikat masing-masing anggota mengumpulkan infaq untuk kegiatan akhir tahun .Menurut pengamatan penulis kegiatan dengan durasi sekitar satu setengah jam dengan alokasi 30 menit untuk baca Al-Qur’an bersama, 30 menit untuk makan minum dan 30 menit lagi untuk masukkan dan musyawarah bagi para remaja cukup enjoy bagi para remaja,sekitar jam 21.00 WIB acara selesai secara formal . Setelah acara ditutup secara formal ternyata para remaja tersebut belum beranjak dari tempat duduknya dan masih ngobrol dan menghabiskan minum serta snak yang disediakan oleh tuan rumah.
Semoga pengalaman ini bisa menjadi inspirasi bagi tokoh-tokoh yang peduli generasi muda yang sholeh dan sholihah.

Hikmah:

“Umatku akan tampil pada hari kiamat dengan wajah bersinar, tangan serta kakinya berkilauan dari bekas-bekas wudhu.” (HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim)