Gb Bukit Turgo yang berkabut dilihat dari lokasi alam Merapi Tour

Gb Bukit Turgo yang berkabut dilihat dari lokasi alam Merapi Tour

Gb. Bukit Turgo di lihat dari Rumah Alam di bawahnya

Gb. Bukit Turgo di lihat dari Rumah Alam di bawahnya

Dengan mengendarai sepeda motor kami berdua  dengan teman dan anak menuju hutan Bukit Turgo lewat Jalan Monjali kea rah utara. Memasuki desa Purwobinangun Pakem jalan mulai terasa menajak melewati perkampungan dan hutan-hutan disekitarnya. Di ujung jalan kita harus belok kekiri dan melewati jembatan dan tikungan yang tajam dan menanjak sekitar 40 derajat kemiringannya , karena belum tahu medan maka terpaksa anak kami suruh turun dan mendorong motor walaupun sudah masuk gigi satu.

Gb. Jalan yang mulus menuju Bukit Turgo

Gb. Jalan yang mulus menuju Bukit Turgo

Gb. setelah jembatan ini terdapat jalan yang berbelok dan naik dengan tanjakan yang tajam

Gb. setelah jembatan ini terdapat jalan yang berbelok dan naik dengan tanjakan yang tajam

Jalan berliku- liku dan memasuki perkampungan penduduk di dusun Turgo dan akhirnya kami tiba di Rumah penduduk yang masih alami dengan halaman di depannya . Di halaman yang agak luas terpampang papan petunjuk Alam Merapi Tour dan Pondok Alam serta informasi Wisata tour.

Kami berhenti di dekat rumah Alam tersebut dan menikmati bukit turgo yang terlihat indah walaupun berkabut di belakang rumah tersebut. Walaupun jam menunjukkan pukul setengah duabelas siang tetapi udara sanagt sejuk dan sedikit berkabut sangat bertolak belakang dengan awal menuju bukit Turgo di jalan Monjali , walaupun masih pagi terasa sudah sangat panas.

Hutan yang masih alami di bawah bukit Turgo bisa dipakai untuk kemping , dan bila kita ingin naik ke puncak Turgo maka kita akan melewati jalan setapak yang ditumbuhi pepohonan yang yang rindang di sekitarnya. Bila sampai puncak kita bisa menikmati keindahan pemandangan di bawahnya. Sungguh suatu pemandangan yang indah serta udara yang sejuk menjadi semakin bersyukurnya kita kepada Sang Maha Pencipta Allah SWT.
Kawasan Hutan Bukit Turgo yang berada pada kawasan wisata Desa Turgo, tepatnya di Padukuhan Turgo, desa Purwobinangun Kecamatan Pakem Kabupaten Sleman.
Aktivitas yang dapat dilakukan di hutan Merapi antara lain tracking dan pengamatan flora fauna.

 Gardu PandangMelihat panorama di desa wisata Turgo terasa tidak lengkap bila wisatawan belum menikmatinya melalui gardu pandang yang tersedia. Dari gardu pandang  ini wisatawan dapat melihat dengan lebih jelas panorama perbukitan Turgo dan hamparan wilayah desa wisata Turgo.Fasilitas lain yang ada di bukit Turgo antara lain:

Rulinda (Ruang Lindung Darurat)

Desa wisata Turgo yang berada di lereng gunung Merapi termasuk daerah rawan bencana Merapi, oleh karena itu di tempat tersebut dilengkapi ruang lindung darurat dengan luas 12 m2.

Area Parkir

Di desa wisata Turgo tersedia tempat parkir yang luas dengan kapasitas 4 bus besar, sedangkan untuk kendaraan pribadi bisa diparkir di sepanjang jalan di sekitar obyek desa wisata tersebut.

Desa wisata Turgo merupakan desa yang berada di kawasan lereng Merapi, tepatnya di Padukuhan Turgo, desa Purwobinangun Kecamatan Pakem Kabupaten Sleman. Dusun Turgo banyak menyimpan potensi wisata, khususnya untuk wisata pedesaan.

Setelah puas menikmati hutan bukit turgo maka kita kembali ke Yogyakarta melewati jalan yang mulus dan menurun sehingga harus siap-siap rem motor yang baik dan pakem agar kita selamat sampai Yogyakarta. Mari menikmati keindahan alam ciptaan Allah SWT dengan gratis tanpa karcis di Bukit Turgo untuk menambah rasa syukur kita pada Allah SWT.

Hikmah :

Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi)