Gb. Mas Yanto menyerahkan bantuan untuk muallaf di masjid Al-barokhah dusun sumber

Gb. Mas Yanto menyerahkan bantuan untuk muallaf di masjid Al-barokhah dusun sumber

Gb. Mas Yanto ( tengah ) menerima rombongan di rumahnya yang sederhana

Gb. Mas Yanto ( tengah ) menerima rombongan di rumahnya yang sederhana

Mas Suyanto yang berdomisili di dusun Sumber desa Planjan keamatan Saptosari Gunungkidul Yogyakarta merupakan sosok yang perlu diteladani bagi umat Islam dan kaum muslimin pada umumnya. Dibalik keterbatasan ekonomi mas Suyanto tetap gigih menghidupkan kegiatan masjid di lingkungannya. Di masjid Al-Barokhah  dusun Sumber  beliau menjadi takmir masjid dan menggerakkan kegiatan Taman Pendidikan al-Qur’an serta pengajian untuk orangtua.

Masa Suyanto setiap hari Sabtu dan Ahad berprofesi sebagai tukang becak di alun-alin Utara Yogyakarta kemudian selain hari itu mas Yanto kembali ke dusunnya untuk bertani dan menghidupkan kegiatan TPA dan pengajian di masjidnya.

Sewaktu penulis dan rombongan  berkunjung ke rumahnya menjelang sholat Maghrib mas Suyanto baru saja mandi di kamar mandinya yang sangat sederhana. Rumahnya yang terletak di atas bukit sangat sederhana dengan dinding dari gedheg  ( anyaman bambu ) dan lantai masih dari tanah,antara ruang tamu , ruang dapur dan ruang tidur hampir tidak ada sekatnya.Mas Suyanto menemui rombongan di emperan rumahnya dengan tempat duduk kursi ala kadarnya. Beliau bercerita baru saja bekerja membuat jalan setapak di depan rumahnya serta mau membangun WC cemplung menjadi WC yang lebih sehat dengan spit tank.

Di balik keterbatasan ekonomi mas Suyanto tetap gigih membina jama’ah di sekitarnya termasuk membina TPA , mencarikan donator ke luar daerah bila membutuhkan dana kegiatan dan sebagainya. Sewaktu penulis Tanya tentang anak pertamanya yang masihduduk di kelas 3 SD beliau bercita-cita agar anaknya menjadi penghafal Al-qur’an, Subkhanalloh cita-cita yang mulia, semoga Allah SWT memudahkannya.

Hikmah :

Baginda Rasulullah Shallahu Alaihi Wa Sallam, menyampaikan , “Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya”