Bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Taruna Al-Qur’an yang berlokasi Jl. Lempongsari 4A Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta 55581 atau disebelah Timur Monumen Yogya Kembali menambah semangat dalam menekuni dunia dakwah .Masuk gang dari jalan Ring Road Utara dengan jalan yang agak rusak sekitar 150 meter kita sudah masuk komplek Pondok Pesantren Taruna Al-Qur’an.

Di sebelah kanan jalan terdapat gedung berlantai dua dan masjid yang megah , dan disinilah ratusan santri kader ulama digembleng selama duapuluh empat jam oleh ustazd-ustazdah pejuang dakwah. Pondok Pesantren yang dirintis oleh Ustazd Umar Budihargo dengan pembentukan Yayasan Taruna Al-Qur’an pada tahun 1997 akhirnya berkembang menjadi lembaga dakwah yang pesat perkembangannya dengan menelurkan santri-santri MTs dan MA yang hafal Al-Qur’an  30 juz.

Atas pertolongan Alloh Subhaanahu wa Ta’aala, Alhamdulillah pendidikan di Yayasan Taruna Al Qur’an terutama pendidikan Kepesantrenannya sama sekali tidak memungut biaya kepada peserta didiknya, sedangkan pendidikan Non Kepesantrenan menerapkan pola subsidi silang dimana murid-murid yang berlatar belakang keluarga mampu menyubsidi biaya pendidikan murid-murid yang berasal dari keluarga tidak mampu. Sehingga meskipun menerapkan biaya, lembaga-lembaga pendidikan Non Kepesantrenan yang dimiliki oleh Yayasan Taruna Al Qur’an tetap terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Bagi santri putra tingkat MTs dan MA Pondok Pesantren Taruna Al-Qur’an tidak memungut biaya apapun baik biaya asrama, SPP bulanan maupun makan santri sehari hari semuanya dicukupi oleh pondok Pesantren atas bantuan dari Allah SWT.

Adapun standart kelulusan dari santri Pondok Pesantren Taruna Al-Qur’an adalah :

  1. Hafidz Al Quran 30 juz
  2. Beraqidah yang shohih
  3. Melaksanakan ibadah yang benar
  4. Berakhlak karimah
  5. Mampu berbahasa Arab lisan dan tulisan
  6. Dapat menjadi imam sholat
  7. Dapat mengisi khutbah Jum’at dan kultum
  8. Lancar membaca kitab kuning
  9. Hafal matan-matan : Mi’ah hadits lil hifdzi, Arba’in Nawawiyah, Baiquniyyah, Al Waroqot, Tsalatul Ushul, Tuhfatul Athfal, Umdatul Ahkam, Jazariyah, Kitabut Tauhid, Nawaqidhul Islam, Qowaidul Arba’, dll.

Bila kita masuk kedalam lagi khususnya menjelang sholat wajib maka hampir tidak pernah kita jumpai santri yang ngobrol untuk menunggu sholat wajib dilaksanakan, kebanyakan mereka membaca Al-qur’an, menghafalkan atau membaca kitab lain.Sangat jauh dari sekolah sekolah umum dimana  siswa menunggu sholat Dhuhur sangat ramai dan sulit untuk “ diatur”

Demikian sekilas tentang Pondok Pesantren Taruna Al-Qur’an Yogyakarta , bagi para pembaca yang ingin bersilaturahmi atau memasukan putranya ke PP Taruna Al-Qur’an  tulisan ini bisa menjadi  bahan pertimbangan untuk motivasi anak-anak kita.

 Bagi yang akan mendaftar silahkan buka link di bawah ini

Hikmah:

“Orang yang memberi petunjuk kepada kebaikan sama pahalanya seperti orang yang melakukannya”. (HR. Bukhari).