Perzinaan mengakibatkan kemiskinan. (HR. Al-Baihaqi dan Asysyihaab)

Gb. Sebagian jama'ah ibu-ibu

Gb. Sebagian jama’ah ibu-ibu

Gb.Jama'ah bapak-bapak di halaman balai desa

Gb.Jama’ah bapak-bapak di halaman balai desa

Dalam rangka menguatkan aqidah umat Islam di Jepitu khususnya dan Girisubo pada umumnya , yayasan ” PERISAI TAUHID ” Yogyakarta bekerjasama dengan SMK Muhammadiyah I Playen, BMT ” AMAL RIZKI ” Kepek Wonosari serta, Paguyuban Jama’ah Masjid Girisubo Rongkop ( PJM GIRO ), Majlis Ta’lim Al-Ghofar mengadakan Tabligh Akbar yang bertempat di komplek balai desa Jepitu Girisubo Gunungkidul.

Tabligh Akbar dilaksanakan pada hari Ahad Legi 8 Desember 2013 dihadiri oleh jama’ah umat Islam di Jepitu , Balong Botodayaan dan sekitarnya serta umat Islam di kecamatan Girisubo.Menurut ketua panitia ustazd Wanter pengajian Ahad Legi khususnya diawali oleh Majelis Taklim Ibu-ibu se-desa Jepitu yang diberi nama Al-Ghofar dan saat ini sudah sekitar lima ratusan ibu-ibu bergabung dengan majlis taklim Al-Ghofar ini.

Gb. Ustazd WR Lasiman memberikan pengajian

Gb. Ustazd WR Lasiman memberikan pengajian

Gb. Ustazd Wanter memberikan sambutan

Gb. Ustazd Wanter memberikan sambutan

Tabligh Akbar ini dihadiri oleh sekitar seribuan jama’ah maka selain di dalam gedung balai desa juga halaman balai desa penuh dengan jama’ah pengajian yang ada. Bapak-bapak MUSPIKA kecamatan Girisubo juga menghadiri Tablegh akbar ini sehingga ukuwah Islamiyah dan ukuwah antara umat islam dan pemerintah bisa terjalin dengan harmonis.

Dalam tausiyahnya ustazd WR Lasiman mengajak kepada segenap jama’ah agar selalu meningkatkan aqidah dari pengaruh-pengaruh misisonaris yang terus akan berusaha menggerogoti aqidah umat islam dengan bantuan , beasiswa maupun cara-cara yang lain.

Demikian sekilas kegiatan Tabligh Akbar yang dilaksanakan di balai desa Jepitu semoga menjadi sarana menyelamatkan umat Islam di Girisubo terhadap gerakan-gerakan pemurtadan yang ada.

Hikmah:

“Barangsiapa berwudhu dengan baik keluarlah dosa-dosanya dari jasadnya sampaipun dari bawah kuku-kukunya. “(HR. Muslim)