GUNAKAN INTERNET UNTUK MENCARI ILMU PENGETAHUAN

BUKAN UNTUK MENYEBARKAN DAN MENCARI PORNOGRAFI DAN PORNOAKSI

Di jaman seorang pejabat negara mempunyai mobil mewah sebanyak 26 buah, menjari uang  satu milyar hanya dalam hitungan menit , satu Dolar Amerika Serikat setara dengan Rp 12.000 , bensin seharga enam ribu rupiah saat ini, di Wonosari Gunungkidul masih ada nasi bungkus lauk pecel seharga seribu rupiah.

Nasi bungkus dengan menu thiwul dan sayur pecel dibungkus pakai daun jati ini oleh penjual dipasarkan pada pembeli seharga seribu rupiah. Dari penjual tersebut mereka beli seharga delapan ratus rupiah berarti perbungkus untung dua ratus rupiah.

Pembuat nasi bungkus harus memproses  gaplek jadi Glepung ( Gaplek yang sudah di haluskan ) kemudian diolah menjadi thiwul , mencari sayur untuk dimasak kemudian membuat sambal kacang dan akhirnya dibungkus dengan daun Jati. Bila dikalkulasi bahan perbungkus bisa menghabiskan uang enam ratus rupiah sehingga tenaga perbungkus dihargai dua ratus rupiah.Dalam sehari bisa laku seratus bungkus. Dengan melihat kalkulasi ini berarti tenaga pembuat nasi bungkus tersebut sehari dua puluh ribu rupiah.

Untuk mendapatkan uang sejumlah dua puluh ribu rupiah dalam sehari harus membanting tulang mengumpulkan bahan dan mengolahnya serta menjualnya ke penjual-penjual eceran, suatu perjuangan yang sangat berat.

Dilain sisi Bapak-bapak pejabat hanya dalam waktu detik dan menit mengucapkan kata-kata ” YA ” sudah ada orang yang mengantarkan uang 1,3 MILYARD.

Mari Membaca Al-Qr’an dan Ngaji bareng di http://www.radiomuslim.com atau melalui gelombang 107,8 FM

Hikmah :

“Tiga macam do’a dikabulkan tanpa diragukan lagi, yaitu doa orang yang dizalimi, doa kedua orang tua, dan do’a seorang musafir (yang berpergian untuk maksud dan tujuan baik).” (HR. Ahmad dan Abu Dawud)