AKBP Tien Abdullah.( sumber gambar : hidayatullah.com )
 
Perjuangan AKBP Tien Abdullah dalam memperjuangkan hak seorang muslim khususnya bagi Muslimah di lingkungan Polisis Wanita ( Polwan ) perlu kita dukung bersama.Pejuangan beliau yang sudah berjalan sekitar tujuh tahun akhirnya mendekati hasil dengan akan diperbolehkannya Polwan untuk berjibab selama menunaikan tugas.
“Kita hanya ingin mengambil hak kita saja bahwa kita sebagai perempuan harus juga memakai jilbab, dan alhamdulillah sekarang sudah mulai diterapkan, meskipun ada penundaan sementara,” ucap Tien, seperti diberitakan Gorontalo Pos, Senin (9/12/2013).
Jilbab yang merupakan pakaian penutup aurot bagi muslimah yang berprofesi sebagai Polwan Insya Allah akan meningkatkan kinerja bagi yang bersangkutan karena tidak dihantui rasa dosa .Hal ini perlu dipahami oleh para petinggi POLRI agar tidak apriori terhadap Polwan yang berjilbab.
Di negara sekuler saja seperti Amerika Serikat dan Inggris Polwan boleh berjilbab , maka akan sangat lucu bila di negara Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim masih ada larangan berjilbab bagi penegak hukum seperti Polwan.
Semoga Allah SWT memberi kekuatan kepada Ibu AKBP Tien Abdullah yang  terus memperjuangkan jilbab bagi Polwan di Indonesia tercinta.