Peristiwa pembunuhan seorang siswi SMK YPKK di Sleman Yogyakarta pada bulan April 2013 menjadi penambah daftar pembunuhan-pembunuhan di Yogyakarta saat ini.Bila di telusur dari urut-urutan kasus yang ada maka salah satu penyebab terjadinya pembunuhan tersebut dipicu oleh minuman keras.

Beberapa pelaku sebelum melakukan aksinya baik memperkosa maupun membunuh dan kemudian membakarnya berdasarkan surat kabar dan informasi yang ada melakukan minum-minuman keras terlebih dahulu.Dengan minuman keras maka kontrol diri sudah tidak bisa dikendalikan yang tadinya penakut jadi pemberani dan yang tadinya pemberani tambah nekad, sehingga terjadilah peristiwa pemerkosaan masal dan akhirnya berlanjut pada pembunuhan dan pembakaran seorang siswi yang baru berusia 17 tahun tersebut.

Dengan melihat kasus ini maka sebaiknya semua pihak apalagi pihak kepolisian yang mempunyai kekuatan baik hukum mapupun kekuatan fisik untuk memberantas miras dari masyarakat. Penjualan miras yang sangat merebak perlu diberantas sampai ke akar-akarnya agar peredarannya bisa dihilangkan minimal bisa dikurangi.Premanisme yang ada pun tidak lepas minuman keras yang banyak tersedia baik di warung-warung maupun kafe -kafe yang ada saat ini. Bila minuman keras tidak diberantas maka tidak mustahil pembunuhan-pembunuhan akan banyak terjadi di masyarakat , untuk itu kata akhir agar pembunuhan tidak semakin berkembang maka miras harus dihilangkan peredarannya dari masyarakat.Semoga aparat kepolisian dan yang berwenang bisa menggunakan kewenangannya.