MATIKAN ROKOK ANDA
SEBELUM ROKOK MEMATIKAN ANDA

Berita dibunuhnya siswi SMK YPKK Sleman dan kemudian pelaku membakar dan membuangya serta terbunuhnya anggota KOPASUS di Yogyakarta pada bulan April 2013 menjadi berita pembunuhan yang menghebohkan .Kota Yogyakarta yang dikenal sebagai kota pelajar dan kota pendidikan tercoreng citranya karena peristiwa pembunuhan yang beruntun.Nyawa manusia seolah-olah seperti nyawa binatang saja yang dengan mudahnya dibunuh dan “ disembelih”.

Bila pelaku ditangkappun saat ini hukumannya tidak sebanding dengan harga nyawa manusia, bahkan ada yang sudah pernah membunuh kemudian dihukum dan setelah keluar membunuh lagi.Sehingga seolah –olah hukuman tersebut tidak membuat jera pelakunya bahkan terkesan menjadi “ HOBY “.

Dalam Islam balasan bagi pembunuh sebanding dengan besarnya kejahatan yang dilakukannya .Karena dia menghilangkan nyawa manusia maka dia si pembunuh tersebut juga berhak atas nama hokum untuk dihilangkan nyawanya terkecuali keluarganya mengampuni dengan tebusan tertentu.Dengan hukuman yang setimpal ini maka bila ada orang yang berniat atau berencana membunuh maka dia akan berpikir ulang sampai beberapa kali sebab setelah membunuh bila tertangkap ia akan dibunuh juga.Tetapi bila menggunakan hokum yang selama ini di laksanakan maka pembunuh akan dipelihara oleh Negara dalam lembaga pemasyarakatan sampai puluhan tahun dengan memberi makan setiap hari menjaganya setiap hari sehingga satu orang pembunuh memerlukan biaya sampai ratusan juta rupiah.Itupun setelah ia keluar belum tentu menjadi orang baik , terbukti banyak pembunuh yang keluar dari LP kemudian menjadi pembunuh lagi.

Baik mana hokum Islam dengan hokum KUHP selama ini ? Mari kita renungkan bersama

Hikmah ::

Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan Karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan Karena membuat kerusakan dimuka bumi, Maka seakan-akan dia Telah membunuh manusia seluruhnya. dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, Maka seolah-olah dia Telah memelihara kehidupan manusia semuanya. (QS. Al Maidah 32).