MARI TOLAK KEBIJAKSANAAN MENKES TENTANG PEMBAGIAN KONDOM UNTUK REMAJA YANG AKAN MENGHANCURKAN MORAL ANAK-ANAK KITA

Rencana Menkes untuk memasyarakatkan kondom di kalangan remaja yang anggarannya mencapai 25,2 milyar telah mendapatkan protes dari berbagai kalangan.

Adapun elemen dan organisasi masyarakat yang sudah memprotesnya antara lain :

1.Komisi IX DPR dari   FPKS

Dengan tegas Saya menolak kampanye Pemerintah untuk meningkatkan penggunaan kondom pada remaja dan masyarakat di Indonesia. Justru yang perlu ditingkatkan adalah sosialisasi dari dampak Sex bebas,” ujar Anggota Komisi IX DPR Herlini Amran saat raker dengan jajaran Menkes di Gedung DPR,

2.Rhoma Irama

Ketua Forum Silahturahim Ta’Mir Masjid dan Mushola Indonesia (Fahmi Tamami), Rhoma Irama, menilai kebijakan tersebut sama saja mendorong munculnya seks bebas di kalangan remaja..

”Kami menyesalkan sikap dari menkes yang punya program kepada para remaja 14-24 tahun untuk menggunakan kondom. Ini sama saja dengan mendorong seks bebas yang notabene melanggar norma agama dan kesusilaan,” kata Rhoma di Jakarta”Saya melihat ini lebih kepada upaya penistaan dan perusakan moral generasi muda kita,” ujar pria yang juga menjabat sebagai ketua Forum Gerakan Rakyat Anti Pornografi dan Pornoaksi (Forgapp) ini.)

3.Mahasiswa HTI

Ratusan mahasiswa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Jawa Barat, berunjuk rasa di depan Gedung Sate Bandung, Senin (25/6/2012), menolak kampanye pemerintah mengenai penggunaan kondom di kalangan pelajar SMA untuk mencegah penyakit menular seksual.

“Kondomisasi tidak menyelesaikan akar masalah penular virus HIV/AIDS, yakni seks bebas yang terjadi di kalangan remaja yang kian memprihatinkan,” kata Lajnah Khusus Mahasiswa HTI Bandung Raya, Asep Kurniawan.

4.Pengurus Pusat Pemuda Persatuan Ummat Islam

Ketua FUI Bogor: Umat Islam harus tolak program jahat kondom ala Menkes

5.Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Tangerang Selatan.

Ketua KAMMI Daerah Tangerang Selatan Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Tsurayya Zahra meminta kepada Menkes untuk meninjau ulang niatnya yang akan mempermudah remaja mendapatkan kondom. Zahra pun mengajak masyarakat Indonesia untuk menolak kampanye Menkes tersebut.

“Kami melihat banyak dampak negatifnya. Ide nyeleneh ini (kondom untuk remaja) lebih banyak membawa dampak buruk kepada masyarakat luas, terutama anak muda,” kata Zahra dalam konferensi pers yang digelar di sekretariat KAMMI daerah Tangsel, Jalan WR. Supratman Nomor 62, Ciputat Timur Tangerang Selatan,

6.uSTAZD iRFAN S. Awwas

Menkes menyelesaikan kemaksiatan dengan cara yang maksiat ,mengapa tidak penyebab aids yang dilarang? Cara-cara penyelesaian ini akan membawa kehancuran lebih dhsyat.Harusnya mentri melarang perzinahan agar tidak terjadi penyebaran penyakit ,bukan memfasilitasinya.Pemimpin seperti itu akan menjadi tanda bagi bangsa yang akan jatuh kedalam kehancuran ” Kata Ustazd Irfan S Awwas

7.MER-C sebut program Menkes tidak benar

Program gak bener itu, karena lobang pori-pori itu (kondom) bisa tembus dengan virus AIDS. Secara kedokteran sudah terbukti,” kata Dr. Sarbini

8. Sementara pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) berencana melayangkan surat protes kepada presiden terkait kebijakan dari menkes ini

Hikmah :
Apabila perzinaan dan riba telah melanda suatu negeri maka mereka (penghuninya) sudah menghalalkan atas mereka sendiri siksaan Allah. (HR. Ath-Thabrani dan Al Hakim)