GUNAKAN INTERNET UNTUK MENCARI ILMU PENGETAHUAN

BUKAN UNTUK MENYEBARKAN DAN MENCARI PORNOGRAFI DAN PORNOAKSI

Deretan bibit jati jenis JUN

Banyak penduduk Gunungkidul khususnya dan DI Yogyakarta pada umumnya bahwa di desa Banyusoco Playen Gunungkidul ada pusat pembibitan Jati dengan merk JUN kependekan dari Jati Unggul Nusantara.Jati yang merupakan komoditi kabupaten Gunungkidul yang sudah dikembangkan oleh penduduknya selama bertahun-tahun baik secara tradisional maupun dikelola secara professional oleh sebagian orang, menjadi komoditi tersendiri.Kayu Jati yang selama ini merupakan kayu kualitas tertinggi dengan harga yang tertinggi pula menjadi tabungan tersendiri bagi sebagian penduduk Gunungkidul.Hanya kelemahan selama ini bibit yang ditanampun merupakan bibit yang tumbuh alami sehingga untuk bisa dipanen membutuhkan waktu puluhan tahun minimal dua puluh tahun ke atas.Dengan menggunakan teknologi DNA dan melalui pembiakan (propagasi) vegetatif (kloning) dengan stek pucuk.dan  bioteknologi dilakukan modifikasi sistem perakaran sehingga menghasilkan akar tunjang majemuk.tanaman jati bisa dipanen dalam jangka waktu 5 tahun.

Papan Nama pembibitan jati unggul JUN

PT.Setyamitra Bhaktipersada yang bekerjasama dengan Koperasi Perumahan Wanabhakti Nusantara ( KPWN ) Kementrian Kehutanan RI membuka pembibitan Jati Unggul Nusantara ( JUN ) di Banyusoco Playen.Lokasi pembibitan seluas 5 hektar terletak di sebelah Barat bali desa Banyusoco tersebut saat ini menjadi pusat pembibitan JUN yang di distribusikan ke seluruh pelosok Indonesia bahkan ke Luar Negeri.

Selain itu penduduk  yang terserap di pusat pembibitan ini sekitar luma puluhan orang menjadi tambahan kesejahtraan tersendiri bagi sebagian penduduknya dan secara tidak langsung juga meringankan pemerintahan desa Banyusoco.

Selain melayani partai besar ke seluruh pelosok Nusantara pusat pembibitan ini juga melayani penduduk sekitarnya baik tingkat desa,kecamatan maupun kabupaten untuk partai kecil,sebab perusahaan ini pada intinya juga ingin mengangkat kesejahtraan ekonomi penduduk sekitarnya.

Sewaktu penulis bersilaturahmi dengan pimpinan di pusat pembibitan tersebut beliau bapak Ashari di kantornya,beliau menerima dengan senang hati dan mnejelaskan panjang lebar tentang pusat pembibitan JUN tersebut.Untuk saat ini ( bulan Mei 2012 ) harga perbibit pohon JUN dijual dengan harga lima belas ribu rupiah dan bila yang membeli para petani di daerah Gunungkidul harga tersebut bisa di diskon.

Bila ditanam sesuai petunjuk maka Insya Allah dalam jangka waktu lima tahun pohon jati jenis JUN tersebut sudah bisa dipanen oleh pemiliknya.

Semoga dengan adanya pusat pembibitan jati jenis JUN tersebut bisa menambah lapangan kerja serta kesejahtraan masyarakat Gunungkidul khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Bagi yang ingin lebih banyak informasi tentang Jati Unggulan Nasional ( JUN ) silahkan buka website di http://www.jatijun.com

Hikmah :

Baginda Rasulullah Shallahu Alaihi Wa Sallam, menyampaikan , “Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya”