Penderita HIV-AIDS di Gunungkidul dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Gunungkidul ,pada 2005 ditemukan satu kasus, sedangkan pada 2011 naik mencapai 59 penderita AIDS dan satu orang pengidap virus HIV/AIDS meninggal dunia di tahun 2011.
Melihat data tersebut ada kecenderungan jumlah penderita HIV /AIDS setiap tahun semakin meningkat. Perlu diketahui penularan AIDS sebagian besar karena hubungan sex dengan pasangan yang berganti ganti . Dan hal ini terjadi pada pria yang suka “JAJAN “ dengan PSK di tempat-tempat pelacuran dan sebagainya.
Banyaknya Rumah Penginapan di Gunungkidul yang bertebaran menjadi salah satu penyebab timbulnya hubungan biologis yang bukan suami istri.Bagi pemilik penginapan yang “BERAGAMA” tentu akan menanyakan surat nikah kepada pasangan yang ingin menginap di penginapannya,tetapi bagi pemilik penginapan yang hanya mengejar rupiah maka siapa saja bisa menyewa tanpa memandang yang menginap tersebut suami istri atau bukan yang penting mau menyewa.
Dengan semakin meningkatnya jumlah penderita HIV /AIDS di Gunungkidul semoga menjadi peringatan bagi “PRIA HIDUNG BELANG dan WANITA PENJAJA TUBUH” di Gunungkidul untuk berpikir kembali bila ingin berhubungan badan dengan yang bukan pasangannya.
Perlu diketahui berhubungan badan dengan yang bukan pasangannya ( suami istri ) merupakan dosa besar yang akan dilaknat oleh Allah SWT baik di dunia seperti terserang HIV /AIDS maupun laknat Allah di akherat kelak.
Bagi dinas terkait di Gunungkidul tertibkan penginapan liar yang tidak memperdulikan norma agama dan sebaginya agar pengelolanya menggunakan penginapan untuk kebaikan.Bila tidak ditertibkan maka penginapan bisa menjadi sarang perzinaan dan sumber penyebaran AIDS –HIV di Gunungkidul.
Hikmah :
Apabila perzinaan dan riba telah melanda suatu negeri maka mereka (penghuninya) sudah menghalalkan atas mereka sendiri siksaan Allah. (HR. Ath-Thabrani dan Al Hakim)