Mempunyai anak satu atau dua secara sekilas memang lebih ringan dan juga lebih menjamin kesejahtraannya baik secara lahir maupun batin.Apalagi program Pemerintah dengan Keluarga Berencananya Dua Anak Cukup menjadi slogan kebanyakan masyarakat dan seolah-olah menjadi tabu bila mempunyai anak lebih dari dua.

Tetapi kejadian di salah satu desa di kecamatan Karangmojo dan kecamatan Wonosari Gunungkidul yang kebetulan mempunyai anak satu ternyata melesat dengan apa yang direncanakan ,keluarga kecil sehat bahagia.Kedua anggota masyarakat tersebut di awal-awal kehidupan membina keluarga dengan anak satu memang hidup bahagia tetapi kemudian Allah berkehendak lain. Anggota masyarakat yang berdomisisli di kecamatan Wonosari satu-satunya anak yang sudah sekolah di SMA  kecelakaan lalulintas dan meninggal,padahal bapaknya sudah operasi vasektomu dan tidak mungkin mempunyai anak lagi.

Anggota masyarakat yang berdomisili di Karangmojo begitu juga anak- yang satu-satunya dan sudah kuliah di perguruan tinggi terkena sakit dan kemudian meninggal dunia.Padahal usia orang tadi sudah tua dan kecil kemungkinan mempunyai anak lagi.

Dengan dua kejadian tersebut menjadi perhatian dan perenungan kita bahwa mempunyai anak satu atau dua lebih berresiko daripada anak kita lebih dari dua..Semoga menjadi pemikiran kita bersama untuk hanya mempunyai anak satu karena repot atau ekonomi.