Gb.Teman akan menentukan masa depan anak kita

Setiap kita yang mempunyai anak menginginkan agar anak-anak kita menjadi anak yang baik,sholeh dan menjadi kebanggaan orangtua.Tetapi untuk menjadikan anak yang baik dan sholeh saat ini buka sesuatu pekerjaan yang mudah dan ringan.
Banyak factor yang menyebabkan anak-anak kita menyimpang menjadi anak yang “salah” dan menyebabkan orang tua menanggung malu.Salah satu factor tersebut adalah pergaulan mereka sehari-hari.
Bila kita mempunyai anak dan kita menginginkan agar anak kita menjadi anak-anak yang sholeh dan mempunyai masa depan yang baik,maka kia harus memperhatikan dengan siapa anak kita bergaul.Bila anak-anak kita bergaul dengan temannya yang sering melakukan tindakan-tindakan negative maka kemungkinan besar merekaa juga akan terseret kea rah yang negative pula.
Peredaran minuman keras serta alat konstrasepsi yang sangat  mudah didapat menyebabkan perilaku negative mudah sekali dilaksanakan.Begitu juga peredaran NARKOBA yang sudah merambah di masyarakat dan sekolah-sekolah ,tidak menutup kemungkinan anak kita terseret masuk ke jaringan mereka.Untuk itu hindarkan anak-anak kita terlepas dari kelompok pergaulan yang sudah biasa mengkonsumsi barang-barang terlarang tersebut.
Bila masih memungkinkan untuk mengarahkan maka arahkan anak-anak kita sedini mungkin dengan teman-temannya yang suka mengaji dan aktif di kegiatan keagamaan baik di sekolah maupun di lingkungan kia masing-masing.Dengan mempunyai teman-teman yang “baik” maka anak-anak kita pun Insya Allah akan terbawa menjadi anak yang baik pula.Perlu kecermatan,ketlatenan dan tenaga yang besar memang untuk memantau agar anak-anak kita tidak terjerumus ke peraulan dengan teman sebayanya yang sudah sering berbuat negative seperti minum, ngepil, tongkrongan dipinggir jalan dan sebagainya.Tetapi perlu diingat bahwa anak adalah harta kita yang paling tinggi yang akan meneruskan silsilah keluarga, yang akan merawat kita saat kita sudah tua nanti dan akan mendo’akan kita bila kita sudah dipanggil oleh Allah SWT.
Semoga kita diberi kekuatan dan kesabaran untuk membimbing anak-anak kita sehingga anak-anak kita menjadi anak-anak yang sholeh dan sholihah. Amien.

Hikmah:

Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.( Q.S 7. Al-A’raaf ayat 96)