Lingkungan yang sudah tidak mendukung dunia pendidikan menyebabkan tugas sekolah semakin berat,ditambah sebagian kecil wali murid atau orangtua siswa yang kurang peduli terhadap anaknya.
Kebutuhan hidup yang semakin banyak dan kesibukan yang semakin meningkat menyebabkan  kepedulian sebagian masyarakat dan orangtua kepada anaknya semakin menurun.Hal ini akan menyebabkan anak-anak kemudian tergoda ikut kegiatan-kegiatan yang negative seperti trek-trekan, ngepil, minum ,thongkrongan dan sebagainya.
Bila anak-anak kita atau siswa siswa kita sudah masuk kedalam lingkungan atau kelompok yang mengarah ke hal-hal yang negative dan sebagainya maka mereka sudah terjerat kepada kegiatan yang merusak masa depannya.
Melihat hal semacam ini sekolah yang merupakan lembaga pendidikan yang diharapkan bisa melahirkan generasi yang cerdas dan sholeh perlu mengambil langkah-langkah preventif atau pencegahan.Salah satu penegahan yang bisa dilakukan adalah mengadakan pengeledahan atau operasi secara berkala pada siswa-siswa kita.Dengan adanya operasi atau penggeledahan maka bagi siswa yang sudah masuk ke kelompok negative seperti ngepil ,minum dan sebagainya bisa langsung dideteksi sedini mungkin.Dengan bisa dideteksi sedini untuk siswa yang bermasalah maka  maka upaya pemulihan ke hal-hal yang positif bisa langsung dilaksanakan.Selai itu manfaat lainnya ,bagi siswa-siswa yang mau berbuat ke hal-hal yang negative dengan membawa barang-barang yang terlarang maka yang terlarang seperti pil ,minuman keras dan sebagainya maka akan berpikir ulang untuk membawa barang tersebut kesekolah.
Pengalaman penulis dari beberapa kali melakukan penggeledahan atau operasi ke kelas ditemukan siswa-siswa yang membawa pil, rokok . Penemuan siswa yang membawa pil bisa dikembangkan ke hal-hal yang lebih maksimal seperti penjual pil tersebut atau mungkin jaringan dan sindikatnya.
Dengan banyaknya manfaat operasi kelas ini maka sebaiknya sekolah-sekolah melaksanakannya secara berkala melihat situasi dan kondisi yang ada.
Semoga anak-anak atau siswa-siswa kita terhindar dari kegiatan kegiatan yang menjurus kearah kenakalan remaja atau kriminalitas.