Para pemimpin bangsa Indonesia saa ini perlu meningkakan kepekaan social dan hat inuaraninya,sehingga tidak sampai berbuat dzolim baik terhadap lembaganya ,rakya maupun bangsa dan Negara.
Berita yang mencuat dibeberapa media baik media cetak maupun elekronik di bulan Januari 2012 tenang anggarang pengharum ruangan DPR sebesar 1,59 M sungguh sanga ironis dibandingkan dengan seorang kakek yang mengambil kayu rencek sebagai bahan bakar keluarganya sehingga harus mendapatkan ancaman hukuman keurungan beberapa bulan.( KR yogya 18 Januari 2012).
Masih banyak bahkan puluhan juta rakyat Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan,dan kemiskinan tersebu salah satu penyebabnya adalah kebijakan pucuk pimpinan yang tidak tepat sehingga ada orang yang membanting tulang terkena terik matahari dengan peluh keringat bercucuran sekedar untuk ,mendapatkan uang sebesar sepuluh sampai dua puluh ribu rupiah.Dilain sisi banyak pejabat yang untuk mendapatkan uang jutaan rupiah sekedar mengedipkan mata atau mengangkat pulpen di atas meja kerjanya.
Pengambilan keputusan para pimpinan sehingga ada anggaran unuk pengharum ruangan samapi satu setengah milyard sungguh suatu keputusan yang tidak mengenal hati nurani rakyatnya.Dana sebesar satu setengah mulyard bila dipakai untuk membanu rakyat miskin maka akan lebih manusiawi dan bermartabat dihadapan allah SWT.
Bila para pemimpin dan pengambil keputusan banyak berbuat dzolim sehingga menyengsarakan rakyatnya maka tinggal tunggu waktu para pengambil keputusan tersebut dihinakan oleh Allah SWT .
Semoga para pemimpin dan pengambil keputusan negeri ini menjadi sadar bahwa mereka membawa amanat dari Allah SWT untuk membawa negeri ini menjadi negeri yang makmur sehingga kemiskinan bisa ditekan seminimal mungkin dan terhindar dari perbuatan dzolim kepada rakyatnya.