Musim penghujan dan kemarau akan terus digilirkan oleh Allah SWT kepada kita.Sudah menjadi sunatullah musim itu akan beredar di Negara-negara tropis seperti Negara kita Indonesia.
Kita sebagai makhluknya mempunyai kewajiban memenej dari bergilirnya kedua musim tersebut. Tetapi yang kita lihat saat ini kita belum bisa memenej dengan sebaik-baiknya.Salah satu buktinya adalah banyak daerah bila musim kemarau terjadi kekurangan air tetapi di saat musim penghujan terjadi banjir dan kebanjiran.
Dengan melihat kenyataan dan realita tersebut maka kita perlu mengatur  atau memenej dari keberadaan musim penghujan dan kemarau tersebut.Salah satu setrategi yang bisa kita laksanakan adalah dengan cara menabung air hujan dimusim penghujan sehingga bila musim kemarau tiba kita bisa mengambil tabungan air tersebut.
Menabung air hujan ada beberapa cara antara lain :
1.    Membuat Bak Penampungan Air Hujan
Dengan membuat bak penampungan air hujan maka bila kemarau tiba air tersebut bisa kita pergunakan sesuai dengan kebutuhan kita.
2.    Membuat sumur peresapan
Sumur peresapan akan menampung air hujan agar tidak mengalir semuanya masuk ke sungai kemudian ke laut.Air hujan yang masuk ke sumur peresapan akan menjadi cadangan air tanah sehingga bila musim kemarau tiba cadangan air tanah akan mencukupi kebutuhan kita.
3.    Membuat bendungan-bendungan kecil dalam jumlah yang banyak
Bendungan kecil akan menampung air hujan agar tertahan di bendungan tersebut.Dengan tertahannya air hujan itu maka selain sebagian akan meresap ke dalam tanah menjadi cadangan air tanah juga air yang tertampung di bendungan akan bisa dimafaatkan untuk keperluan kita bila musim kemarau sudah tiba.
Dengan menabung air hujan lewat setrategi diatas maka Insya Allah cadangan air akan menjadi lebih banyak sehingga pada musim kemarau tidak terlalu kekeringan dan dimusim penghujan juga tidak akan terjadi banjir yang sering terjadi seperti saat ini.
Mari kita mencobanya sesuai dengan situasi dan kondisi lingkungan kita saat ini.

Hikmah :
Baginda Rasulullah Shallahu Alaihi Wa Sallam, menyampaikan , “Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya”