Dua dusun di desa Sumberwungu Tepus Gunungkidul rawan terhadap gerakan pemurtadan yang dilakukan umat non muslim baik di lokasi setempat maupun sekala nasional dan internasional.Dua dusun tersebut adalah dusun Bantalwatu dan dusun Wunut Sumberwungu Tepus Gunungkidul.

Di dua dusun tersebut saat ini berdiri 3 tempat peribadatan non muslim yang gigih mempengaruhi kaum muslimin yang masih lemah aqidahnya dengan pancingan sembako maupun bantuan yang lain.Untuk anak-anak program pemurtadan dengan cara mendirikan rumah singgah dan semacamnya .Anak-anak tersebut direkrut menjadi anak asuh di rumah singgah kemudian diajarari dengan ketrampilan dan sebagainya ,diberi makan dan minum serta uang jajan ,yang akhirnya setelah ada ketergantungan dirayu untuk pindah dari Islam mengikuti agama mereka.

Saat ini sudah berdiri 3 masjid di dua dusun tersebut tetapi masih perlu tenaga pengisi kegiatan pengajian untuk jama’ah yang ada.Tokoh –tokoh masyarakat dan takmir di masjid Al-Amin dan Al-Huda dusun Wunut berusaha dengan semaksimal mungkin agar banyak relawan dari kalangan umat Islam dari luar dusu tersebut mau meinfaqkan tenaga dan sebagian kecil rezekinya untuk mendukung kegiatan masid-masjid yang ada di kedua dusun tersebut.

Sewaktu rombongan Majlis Tabligh PDM Gunungkidul silaturahmi ke masjid Al-Huda kebetulan ada rombongan dari Remaja Masjid di Patangpuluhan Yogyakarta yang sedang bakti social di  masjid tersebut.Mereka menyantuni anak-anak TPA bak materi maupun rohani dengan kegiatan keagamaan.

Semoga ada komponen umat Islam yang lain dari luar Gunungkidul yang peduli terhadap kondisi anak-anak muslim yang rawan terhadap penggerogotan aqidah saat ini yang terjadi di dusun Bantalwatu dan Wunut Sumberwungu Tepus Gunungkidul.