Gb.Penjual almari keliling

Banyak pejabat yang memanfaatkan jabatannya untuk mengambur-hamburkan uang Negara atau uang rakyat.Naik mobil mewah,rumah mentereng ,makan di restoran mewah dan besar ,tamaysa ke luar negeri dan sebagainya.
Dibalik kemewahan sebagian pejabat-pejabat yang ada masih sangat banyak sekali rakyat kecil dengan bersusah payah membanting tulang memeras keringat untuk mencari sesuap nasi atau mencukupi kehidupan sehari—harinya.Untuk mendapatkan rupiah demi rupiah harus ekstrakeras menempuh pencarian nafkah tersebut.
Salah satunya adalah penjual almari di dalam gambar berikut ini,Dengan sepeda motornya rela menaikkan almari untuk dijual keliling dari rumah-ke rumah agar dagangannya laku.Resiko besar sampai tidak diperhatikan,seperti motor terserempet kendaraan lain,atau almarinya menyenggol pengendara lainnya.
Belum tentu setiap orang yang ditemuinya menawar dagangannya atau bila menawar juga dengan tawaran yang jauh dari keuntungan.Kehujanan dan kepanasan tidak diperhatikan demi sesuap nasi yang ingin didapatkan.
Bandingkan dengan pejabat yang tinggal tanda tangan saja sudah mendapatkan ratusan ribu bahkan jutaan rupiah .Dengan sekedar untuk alas an monitoring bisa mendapatkan jutaan rupiah dan yang dibutuhkan hanya sekear tenaga untuk tanda tangan saja dan selembar kuitansi.
Mari bapak-bapak pejabat jangan khianati amanah yang sudah diberikan kepada bapak karena diakherat nanti akan dimintai pertanggungjawaban,selain itu masih jutaan rakyat kita yang untuk mencari sesuap nasi harus membanting tulang dan memeras keringat.

Hikmah:

“Umatku akan tampil pada hari kiamat dengan wajah bersinar, tangan serta kakinya berkilauan dari bekas-bekas wudhu.” (HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim)