Ajal atau kematian akan menjemput kita kapan dan dimana saja kita tidak mengetahuinya.Hal ini saya dapatkan pengalaman dari orangtua salah satu siswa SMK MUHAMMADIYAH I PLAYEN.Setelah upacara bendera hari Senin tanggal 10 Oktober 2011 ada informasi dari salah satu wali kelas dua bawa salah satu siswanya bapaknya meninggal dunia.Berita itu kemudian kami tindak lanjuti dengan mengumpulkan infaq sukarela dari siswa dan juga dana sosial dari sekolah serta rombongan guru dan karyawan serta siswa.

Setelah dipandang selesai seluruh rombongan berangkat menuju lokasi .Sesampai lokasi rombongan sekolah kemudian mensholatkan jenazah almarhum.Selesai mensholatkan kami rombongan sekolah kemudian dipersilahkan duduk ditempat yang sudah disediakan.Setelah istirahat sejenak kami menanyakan kepada salahsatu pentakziah jam berapa beliau meninggal.Informasi yang kami terima almarhum meninggal tadi malam sekitar jam 21.00 WIB ,penyebanya diketahui anaknya sudah jatuh dari tempat tidur ( amben) ,sewaktu anaknya menolongnya almarhum sudah meninggal.

Dari informasi anaknya dan beberapa tetangga bahawa sore harinya almarhum masih pergi ke ladang untuk mencari rumput dan sebagainya,tetapi ternyata Allah berkehendak lain ,hanya beberapa jam setelah aktifitas biasa yang dilakukan almarhum malamnya beliau dipanggil Allah SWT.Ternyata ajal tidak ada yang tahu kapan kita akan dipanggil olehnya, semoga ini menjadi peringatan kita semua agar siap-siap dengan amal sholeh untuk bekal menghadap-NYA.

Hikmah:

“Orang yang memberi petunjuk kepada kebaikan sama pahalanya seperti orang yang melakukannya”. (HR. Bukhari).