Peringatan Nuzulul Al-Qur’an BAMUSTAKMAS desa Wareng dilaksanakan di komplek masjid Al-Amin Singkar I dengan menghadirkan pembicara KH Drs Willybrodus Romanus Lasiman MA dari Cangkringan Yogyakarta.Pengajian yang dihadiri oleh hampir seluruh elemen masyarak Islam di desa Wareng tersebut ,jama’ah memenuhi halam masjid Al-Amin ,halaman rumah bapak Carik dan sampai jalan raya.

Sebelum acara dimulai terlebih dahulu diumumkan kejuaraan Festifal Nuzulul Al-Qur’an dan pembagian hadiah kepada para santri yang berprestasi.Selesai pembagian hadiah dilanjutkan Pembukaan dan Gema Whyu Illahi serta sambutan ketua BAMUSTAKMAS bapak Sumanto dan lurah desa Wareng bapak Sakiyo S Sos.

Pengajian inti disampaikan oleh KH Drs Willybrodus Romanus Lasiman dari Pondok Pesantren perbandingan Injil -Al-Qur’an Al-Hawariyun Cangkringan Sleman Yogyakarta.Dalam pengajian yang memakan waktu satu setengan jam lebih tersebut para jama’ah tetap tidak beranjak dari tempat duduknya mengikuti tausiyah KH Drs Willybrodus Romanus Lasiman.Dengan oratornya yang memukau beliau mengharapakan agar Umat Islam tidak sampai berpindah agama hanya karena imimng-iming supermi , bea siswa dan lain sebagainya.Sebab umat Non Muslim memikat umat Islam agar mau berpindah agama dengan berbagai cara salah satunya adalah dengan mencukupi kebutuhannya, dengan memberi bea siswa dengan menikahinya atau bahkan dengan menghamilinya.

Diakhir pengajian beliau memimpin do’a penutup dan dilanjutkan penutupan.Pengajian berakhir hingga jam 22.30 WIB dan para jama’ah kembali ke rumah masing-masing untuk besuk paginya melaksanakan ibadah puasa Romadlon.Demikian sekilas kegiatan pengajian Nuzulul Al-Qur’an di desa Wareng semoga menjadi sarana menolong agama Allah dan menyelamatkan umat Islam dari godaan apapun sehingga tidak sampai berpindah keyakinan atau agama.

Hikmah :

“Paling dekat seorang hamba kepada Robbnya ialah ketika ia bersujud maka perbanyaklah do’a (saat bersujud)” (HR. Muslim)