Kekeringan di beberapa daerah di Indonesia pada bulan Agustus sampai September 2011 dan entah apan akan turun hujan,menjadi kendala khususnya tanaman dan hewan piaraan.Banyak tanaman yang kering bahkan mati serta tanah-tanah merekah karena kena terik sinar matahari yang sangat menyengat.

Masjid da musholla yang menyediakan air untuk wudlu selama ini bekas air wudlunya masih belum dimanfaatkan dan terbuang percuma ke tempat pembuangan.Padahal air bekas wudlu tersebut jumlahnya sangat banyak.Bila diambil rata-rata perorang perwudlu menggunakan air dua liter saja maka setiap orang akan menghabiskan air wudlu 10 liter perhari.Bila jama’ah masjid tersebut ada 30 orang saja maka penggunaan air untk wudlu akan menghabiskan (30 x 10 liter ) atau 300 liter perhari.

Untuk masjid-masjid yang jama’ahnya besar sampai ratusan orang maka air wudlu yang belum dimanfaatkan juga semakin besar.Dengan melihat potensi air bekas wudlu tersebut maka alangkah baiknya bila para pengurus masjid mempunyai program memanfaatkan air bekas wudlu untuk sesuatu yang masih bisa dilaksanakan. Yang paling banyak bisa dilaksanakan adalah untuk menyiram tanaman –tanaman yang ada baik taman-taman maupun tanaman tanaman produktif lainnya.

Bila belum mampu membuat instalasi yang baik dan permanen maka bisa diambil cara yang sederhana yaitu dengan menyediakan ember di bawah kran wudlu atau penampungan yang lain.Setelah ember tersebut penuh karena terii air bekas wudlu maka air tersebut bisa dimanfaatkan untuk keperluan yang ada.Diperlukan pengorbanan alat dan tenaga memang,tetapi langkah ini merupakan salah satu efisiensi air pada musim-musim kering yang berkepanjangan seperti bulan Agustus,September dan bahkan Oktober 2011 ini.

Semoga banyak pengurus masjid yang mulai melangkah ntuk memanfaatkan air bekas wudlu sehingga air tersebut tidak terbuang percuma.

Hikmah

“Barangsiapa berwudhu dengan baik keluarlah dosa-dosanya dari jasadnya sampaipun dari bawah kuku-kukunya. “(HR. Muslim)