Gb.Jama'ah yang membludak sampai halaman balai desa Wareng

Halal bi Halal yang dilaksanakan oleh Panitia Hari Besar Islam desa Wareng berlangsung pada hari Sabtu 3 September 2011 bertempat di balai desa Wareng.Kegiatan yang dihadiri oleh segenap umat Islam di Wareng baik dari Muhammadiyah maupun NU tersebut berlangsung meriah dan semarak.

Panitia PHBI yang diketuai bapak Wagiran SAg dengan sekretaris mas Gunadi SIP sejak jauh sebelumnya membuat perencanaan dan menyebarkan undangan kebeberapa jama’ah dan komponen masyarakat di Wareng.Sejak pukul 17.00 WIB panitia sudah siap di lokasi dengan mempersiapkan segala sesuatu baik tempat sound sistem maupun penerimaan konsumsi dari masing masing jama’ah.Perlu diketahui bahwa kegiatan ini konsumsi berupa minum snak di tanggung bersama oleh masjid dan musholla yang ada di desa Wareng,dengan masing masing-masjid mengumpulkan 50 dus snak dan minuman.

Sekitar jam 20.00 WIB acara dimulai dengan pembacaan gema wahyu Illahi dilanjutkan sambutan dari ketua panitia Ustazd Wagiran SAg .Selesai sambutan dilanjutkan atur halal bi halal dari wakil putri ke jama’ah putra dilanjutkan tanggapan jama’ah putra serta atur halal bi halal dari jama’ah ke bapak Kepala desa.Tidak lupa wakil dari IKW yang ada di rantau juga menyampaikan sambutan dan halal bi halal dalam hal ini IKW diwakilil oleh bapak Karjan yang sudah lama di Jakarta.

Sambutan kepala desa Wareng bapak Sakiyo SSos yang dilanjutkan tanggapan atas penyampaian halal bi halal baik dari masyarakat Wareng maupuan yang ada di Rantau.

Pengajian inti disampaikan oleh bapak H Slamet Sihono dari SumberMulyo Kepek Wonosari.Dengan penyampaian yang menarik walaupun pengajian sampai jam 22.30 WIB jama’ah tetap betah duduk ditempat memperhatikan uraian hikmah syawalan dari bapak H Slamet Sihono.Selesai pengajian langsung ditutup dengan do’a bersama dan dilanjutkan penutupan.

Demikian sekilas kegiatan pengajian Halal bi halal desa Wareng tahun 2011 M atau 1432 H semoga menjadi salah satu sarana menggerakkan dakwah Islam di Wareng sehingga Islam menjadi rahmatan lil ‘alamin.

Hikmah:

 

“Umatku akan tampil pada hari kiamat dengan wajah bersinar, tangan serta kakinya berkilauan dari bekas-bekas wudhu.” (HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim)

kepadanya. ( Q.S   Al Hijr )