Berita di harian Kedaulatan Rakyat Jum’at Legi 17 Juni 2011 tentang nasib malang siswi kelas 5 Sekolah Dasar di Bayan Purworejo yang di “Gilir ” lima lelaki yang sudah berkeluarga bahkan salah satunya adalah pensiunan menjadi peringatan kita bersama bila kita mempunyai anak putri.Kejahatan seksual bisa menimpa anak-anak kita dan pelakunya kadang-kadang sudah kenal dengan kita.

Pelaku kejahatan Seksual yang tidak hanya remaja saja bahkan orang dewasa yang sudah berkeluarga dan lebih mengerikan lagi seorang pensiunan yang seharusnya sudah harus mempersiapkan belak dengan amal sholeh menghadapi kematian dan pertanyaan di liang kubur nanti tetapi karena godaan Syaithon dan lemahnya ke-Imanan dan mungkin kontrol masyarakat yang semakin melemah maka kejadian-kejadian seperti kasus yang dimuat harian tersebut bisa terjadi di mana-mana.

Berdasarkan penuturan siswi yang menjadi korbannya bahwa kejadian itu sudah cukup lama membuktikan bahwa kontrol sosial masyarakat kita semakin lemah termasuk nilai-nilai budi pekerti dan keagamaan.Bagi para pelaku yang semuanya sudah berkeluarga apakah mereka tidak sempat berpikir bagaimana bila pemerkosaan beramai-ramai tersebut menimpa anak putri mereka?.tetapi karena pikiran sudah dikuasai oleh syaithan maka pikiran yang normal sudah tidak bisa dilakukan lagi.

Bagi kita yang mempunyai anak putri berhati-hatilah agar kejadian seperti tersebut di atas tidak menimpa anak-anak kita,perbanyak do’a pada Allah SWT semoga kejadian tersebut tidak menimpa anak-anak kita,Bagi pihak berwajib sudah menjadi kewajibannya untuk memberi hukuman yang setimpal pada para pelakunya.Bagi siswi yang menjadi korban dan keluarganya semoga diberi ketabahan dan kekuatan dalam menerima ujian dan cobaan tersebut.