Gb.Pintu gua dilihat dari dalam

Gua Bribin yang terletak di desa Dadapayu kecamatan Semanu merupakan salah satu gua yang menjadi ikon kekayaan alam di Gunungkidul.Bila dari kota Wonosari berjarak kurang lebih 18 Km . Rute dari kota Wonosari langsung ke arah Timur menuju kecamatan Semanu dan setelah sampai pasar hewan Munggi terus ke Timur kurang lebih satu kmBila sampai pasar NGenep kita belok ke Selatan atau ke kanan melewati jalan berkelok-kelok diantara indahnya pegunungan.Bila sudah sampai pertigaan Dayakan tepatnya di TK ABA Dayakan kita belok ke kanan melewati jalan beraspal yang sudah agak rusak .Sekitar 3 km kita akan sampai gua Bribin.

Sebelum sampai di Gua Bribin akan kita jumpai kantor pengelola gua Bribin yang sepertinya kurang terawat dan satunya kantor penggerak pompa di dekat mulut gua.

Memasuki mulut gua kita akan menuruni jalan setapak yang permanen dan masuk pintu utama dengan pintu teralis dari besi dengan papan peringatan pada pengunjung.Memasuki pintu kita bisa masuk ke dalam mulut gua yang sudah ada tempat duduk permanen dari batu cor.Di tempat duduk ini kita bisa menkmati indahnya langit-langit gua Bribin dan secara samar-samar mendengar gemuruhnya suara air dalam gua.

Perlu diketahui bahwa gua Bribin bila kita masuk ke dalamnya maka akan kita temui aliran sungai yang besar dan saat ini dibendung kemudian dinaikkan di gua Sindon untuk dimanfaatkan bagi kebutuhan air minum bagi masyarakat Gunungkidul.

Gb. Lubang Gua

Dari dalam gua kita bisa melihat ke luar dengan pemandangan tebing-tebing gua yang indah.Sayang bangunan sepertinya kurang terawat sehingga terlihat kotor dan kumuh.Bangunan pengatur pompa pun sepertinya kurang terawat sehingga pengamatan penulis saat itu dipakai oleh pasangan untuk bercengkerama dan sebagainya.

Demikian sekilas gua Bribin di Dadapayu Gunungkidul yang merupakan salah satu potensi wisata alam yang belum tergarap secara maksimal.

Lihat Foto-Foto Gua Bribin Lainnya di Sini

Hikmah:

“Barangsiapa berwudhu dengan baik keluarlah dosa-dosanya dari jasadnya sampaipun dari bawah kuku-kukunya. “(HR. Muslim)