Gb.Sebagian jama'ah KOMPAQ mengikuti kajian di masjid Jgokaryan

Gb.Ustazd Muhammad Jazir ASP memberikan penjelasan managemen masjid pada peserta

Kegiatan Kominitas Masyarakat Pecinta Al-Qur’an ( KOMPAQ) dilaksanakan pada hari Selasa 17 Mei 2011 yang bertempat di majid Jogokaryan Yogyakarta.Jama’ah yang hadir pada kegiatan ini berasal dari jama’ah-jama’ah binaan Ustazd Syaichu Al-Bukhori yang berasal dari daerah daerah yang ada di Yogyakarta dan sekitarnya.

Penterjemahan Al’Qur’an secara harfiah mengawali kegiatan saat itu dengan bimbingan Ustazd Syaichu Al-Bukhori yang diikuti oleh seluruh jama’ah yang ada.

Selesai penterjemahan Al-Qur’an dilanjutkan membaca Al-Qur’an secara berjama’ah dengan lagu Hijaz dan dilanjutkan penjelasan-penjelasan dari Ustazd Syaikhu.

Penjelasan management masjid disampaikan oleh pengurus masjid Jogokaryan yang menjelaskan sistim management masjid yang dilaksanakan oleh masjid Jogokaryan dari perintisan sampai saat ini dengan sistim OPEN MANAGEMENT yang bisa dilihat oleh seluruh warga Jogokaryan.Terobosan-terobosan baru dilaksanakan setiap menjelang event tertentu seperti menyambut bulan suci Romadlon dan sebagainya.

Materi dialog disampaikan oleh Takmir masjid Jogokaryan Ustazd Muhammad Jazir ASP saamapai menjelang sholat Dhuhur.Setelah sholat Dhuhur dilanjutkan materi dialog dan Tanya jawab dengan jama’ah dan khususnya pengurus masjid Samirono Yogyakarta yang saat itu sedang studi banding ke masjid Jogokaryan .

Perlu diketahui bahwa masjid Jogokaryan adalah merupakan salah satu masjid percontohan di Yogyakarta khususnya dan memberdayakan potensi seluruh umat Islam yang ada di Jogokaryan sehingga dengan pemberdayaan tersebut bisa menggerakan potensi umat yang ada sehingga bisa membuat terobosan-terobosan baru untuk menunjang dakwah Islam.

Salah satu terobosan yang ada adalah merintis TV Komunitas ,pendirian gedung Islamic Center,pelayanan pada seluruh jama’ah yang dan sebagainya.Termasuk yang sudah dirintis sejak tahun 1995 kepada jama’ah yang ada adalah setiap jama’ah yang kehilangan sepatu atau sandal di masjid tersebut maka pengurus akan mengganti dengan sepatu atau sandal yang baru dengan merk yang sama.

Semoga profil dan management Masjid Jogokaryan bisa menjadi inspirasi pengurus-pengurus masjid di Indonesia sehingga bisa mengelola masjid secara profesional dengan semboyan ” Takmir Masjid adalah pelayan Umat”