Gb.Tulisan Selamat Datang

Gb. Pemandangan di bawah Nglanggeran dilihat dari atas bukit

Gunung Nglanggeran yang terletak di desa NGlanggeran kecamatan Pathuk kabupaten Gunungkidul atau sekitar 37 Km dari arah Yogyakarta merupakan gunung api Purba yang saat ini masih bisa dinikmati keindahan alamnya.

Bila kita dari arah Yogyakarta maka setelah menikmati pemandangan di bukit Patuk dengan alam yang indah di bawahnya serta gagahnya gunung Merapi di kejauhan ,maka akan sampai di kecamatan Patuk Gunungkidul.Sebalum masuk kantor kecamatan Patuk di perempatan menuju kecamatan Dlingo Bantul maka kita mengambil arah ke kiri  melewati jalan aspal walaupun masih agak sempit.Disini kita akan disuguhi pemandangan alam yang indah dengan

Gb.Panorama dilihat dari atas bukit NGlanggeran

menara-menara pemancar TV di sekitar desa Ngoro-Oro. Sesampai diperempatan Ngoro-Oro kita belok ke kanan dan sekitar 1 km kemudian akan sampai di bawah bukit NGlanggeran.

Dari bawah bukit kita bisa melihat gagahnya bukit NGlanggeran yang menjulang tinggi.Dari bawah bukit ini kia bisa mendakinya sampai puncak bukit.Di lokasi bukit  NGlanggeran tersebut kita bisa melakukan beberapa aktifitas antara lain :

  1. Trekking Gunung ( Menikmati keindahan panorama Jogja dari atas Gunung )
  2. Panjat Tebing
  3. Camping
  4. Susur Goa  dimana lokasi goa berdekatan dengan gunung NGlanggeran
  5. Fun Bike
  6. Outbond

Bila kita naik ke Puncak Nglanggeran maka kita bsa melihat keindahan alam di bawsahnya,serta kota Yogya dikejauhan dengan sangat indahnya.Bila pagi hari maka akan terlihat kabut putih yang menyelimuti desa-desa di bawahnya dengan sangat indah kita bisa melihatnya.

Gb.Bukit NGlanggeran

Untu kegiatan Campingpun tersedia lahan yang luas serta air yang cukup sehingga kita bisa camping dengan nyaman di bawahnya.

Bagi yang belum pernah ke gunung NGlanggeran silahkan datang  ke lokasi untuk berpetualang serta menikmati keindahan alam dengan biaya murah .Silahkan mencoba.

Hikmah :
Apabila perzinaan dan riba telah melanda suatu negeri maka mereka (penghuninya) sudah menghalalkan atas mereka sendiri siksaan Allah. (HR. Ath-Thabrani dan Al Hakim)