Program  Keluarga Berencana ( KB ) dengan 2 anak cukup yang banyak disosialisasikan saat ini  bagi seorang Muslim perlu mendapat tanggapan  ,sebab ada kecenderungan bagi pasangan suami istri yang malu  bila anaknya lebih dari  dua .Bahkan yang menggejala saat ini  anak cukup satu yang penting tercukupi kebutuhan dan kesejahtraannya . Padahal  Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Nikahilah perempuan yang penyayang dan subur (banyak anak), karena sesungguhnya aku akan membanggakan (banyaknya jumlah kalian) dihadapan umat-umat lain (pada hari kiamat nanti).” (HR Abu Dawud , an-Nasa-I dan al-Hakim ).Walaupun Allah SWT juga mewajibkan agar seorang muslim mempunyai kewajiban untuk menjaga dirinya dan keluarganya dari siksa api neraka seperti yang diFirmakan“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu”(Qs. at-Tahriim: 6)

Dengan anak lebih dari dua maka ada kesempatan yang besar untuk mendapatkan anak-anak sholeh yang lebih banyak pula yang Insya Allah akan mendo’akan kepada orang tuanya sewaktu orang tua atau kita sudah meninggal.Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Jika seorang manusia mati, maka terputuslah (pahala) amal (kebaikan)nya kecuali dari tiga perkara: sedekah yang terus mengalir (pahalanya dengan diwakafkan), atau ilmu yang diambil manfaatnya (terus diamalkan), atau anak shaleh yang terus mendoakan kebaikan baginya.” (HR Ibnu Majah)

Punya anak satu memang enak dimasa anak tersebut masih kecil atau kita masih mempunyai badan yang kuat tetapi bila kita sudah tua dan sakit-sakitan apalagi jompo maka yang akan merawat kita nomor satu adalah anak kita.Bila anak kita yang hanya satu atau dua kebetulan merantau atau jauh dari kita maka kita akan sendirian di rumah berdua suami istri yang sudah tua.Tetapi bila anak kita lebih dari dua maka masih ada harapan ada satu atau dua anak kita yang akan mendampingi kita sewaktu kita sudah tua.

Masalah rezeki ,Insya Allah Allah akan menjamin rezeki dari setiap makhluk yang diberi nyawa oleh-NYa. Allah ta’ala berfirman:

“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan baginya jalan keluar (dalam semua masalah yang dihadapinya), dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.” (Qs. ath-Thalaaq: 2-3).

Jadi bila kita seorang Muslim yang yakin akan janji Allah maka tidak ada ketakutan yang sangat atas rezeki anak-anak kita di masa dating selama mereka kita bekali dengan Ke-Taqwaan kepada Allah SWT.

Hikmah :

6. Dan tidak ada suatu binatang melata[709] pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya[710]. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh). 11. Huud