Gb.Anak-anak bermain sepak bola mengalihkan kegiatan menonton TV

Acara televise yang tiada berhenti hamper 24 jam perhari serta acara-acara yang kurang mendukung perkembangan pendidikan anak kita maka kita perlu setrategi-setrategi yang bisa mengalihkan “KOTAK AJAIB “ tersebut.

Salah satu yang bisa kita lakukan adalah mencarikan lahan yang bisa dipakai untuk beraktifitas bagi anak-anak kita.Sepak bola misalnya ,olahraga yang memasyarakat dan mendunia ini hamper sebagian anak laki-laki kita menyukainya. Kesukaan mereka bisa kita salurkan sekaligus mengurangi kecanduan nonton televisi  di rumah kita.

Hubungi anak-anak disekitar kita kemudian kumpulkan serta beri motivasi bahwa bermain sepakbola akan banyak mendatangkan keuntungan,salah  satunya menyalurkan hoby, menghilangkan kejenuhan belajar di sekolah, membuat badan kita sehat karena berolahraga dan bergerak serta bila berprestasi akan direkrut klub-klub sepak bola sehingga menjadi pemain yang terkenal dan bisa mendatangkan uang.

Bila sudah terkumpul sekitar 10 s/d 15 anak walaupun idiealnya 22 anak,sudah merupakan modal awal untuk membentuk klub sepakbola mini.Kita cari lokasi yang mungking untuk bisa bermain sepakbola ,tidak  perlu ideal seperti lapangan sepak bola tetapi seluas lapangan bola volley pun sudah bisa dipergunakan untuk bermain sepak bola.

Bila lapangan mini sepakbola sudah tersedia maka kita tinggal membelikan bolanya,Bila bola standar belum ada karena keterbatasan dana maka bola dari plastic yang kualitasnya baik sudah cukup untuk menggantikannya.

Bila sarana sudah terpenuhi maka tinggal kita membuat jadwal mainnya ,bisa setiap sore sekitar jam 15.30 s/d jam 17 .00 WIB atau bisa Minggu Pagi dan pas hari libur. Selesai bermain sepak bola sekitar jam 17.00 WIB maka anak-anaka kita tinggla mandi kemudian istirahat sebentar sambil menunggu sholat Maghrib dan belajar di malam harinya. Beri mereka motivasi ,Insya Allah kegiatan yang positif ini akan mengurangi ketergantungan anak-anak kita dari kecanduan nonton Televis yang saat ini banyak merugikan atau kurang mendidik diantara anak-anak kita.

Semoga artikel singkat ini ada manfaatnya untuk mengurangi efek negative dari acara TV saat ini sekaligus membentuk generasi yang sehat syukur bisa berprestasi di tingkat local ,nasional maupun regional.

Hikmah:

“Umatku akan tampil pada hari kiamat dengan wajah bersinar, tangan serta kakinya berkilauan dari bekas-bekas wudhu.” (HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim)