Teknologi informasi saat ini sudah merupakan kebutuhan setiap orang ditunjang dengan perkembangannya yang sangat pesat.Hampir setiap hari kita temui perkembangan teknologi yang baru,hingga bila kita tidak mengikutinya maka akan ketinggalan dari perkembangan teknologi yang ada sehingga menjadi Gagap teknologi ( Gaptek).

Walaupun begitu efek negative dari perkembangan teknologi juga tidak kalah besarnya.Internet salah satunya ,dengan sarana ini setiap orang bisa mencari informasi yang sangat

Cepat.Sayangnya informasi yang bisa di akses oleh internet selain hal-hal yang positif juga hal-hal yang negative tidak kalah hebatnya.

Anak-anak kita pun tidak bisa lepas dari kebutuhan yang namanya internet tersebut baik untuk komunikasi, mengerjakan tugas sekolah maupun mencari informasi yang lain.

Bila tidak mempunyai computer sendiri atau Hand phone yang bisa untuk mengaksesnya dengan banyaknya Warung Internet ( Warnet ) akan sangat mudah untuk mengaksesnya dengan tinggal mengeluarkan dua ribu rupiah sudah dapat mengakses internet selama satu jam.

Situs porno yang jumlahnya ribuan akan sangat mudah sekali di akses oleh anak-anak kita,baik dengan sengaja maupun tidak sengaja yang kemudian menjadi ketagihan dan kecanduan yang berdampak sangat negative pada anak-anak kita.

Pemerintah seharusnya juga membuat peraturan  tentang Warnet dan menyampaikannya kepada Asosiasi Warung Internet Indonesia (AWARI) agar setiap anggota AWARI memblokir situs-situs porno sehingga tidak bisa diakses oleh anak-anak yang masih sekolah.

Masukan dari pengurus AWARI bahwa tanggung jawab pemblokiran situs porno tidak hanya tanggungjawab Warnet tetapi juga pengguna,secara teori masukan ini bisa dilaksanakan tetapi secara praktek siapa yang bisa menjamin anak-anak usia Sekolah Dasar sampai SLTA menyadari bahwa Pornografi tersebut sesuatu yang sangat merusak moral.Mereka belum bisa menyadari seluruhnya sehingga untuk membantu tidak membuka atau memblokir juga sangat susah dan akan lebih efektif bila pemerintah lewat AWARI membuat peraturan bahwa setiap anggota AWARI wajib memblokir situs porno yang ada di warnetnya. Di China saja yang beroriantasi komunis membuat peraturan yang ketat tentang pengusaha Warnet dan mereka berani menutup ratusan ribu warnet yang membahayakan generasi muda,mengapa di Negara kita yang mayoritas warga negaranya beragama tidak berani melangkah seperti di China tersebut.

Hikmah:

“Umatku akan tampil pada hari kiamat dengan wajah bersinar, tangan serta kakinya berkilauan dari bekas-bekas wudhu.” (HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim)

Dapatkan Dolar Disini