Warung Internet ( Warnet ) yang menjamur di pelosok daerah di Indonesia saat  ini di satu sisi memudahkan setiap orang untuk mengakses informasi lewat Internet. Dengan sangat mudah setiap orang mencari informasi lewat internet ,dengan membayar dua ribu rupiah maka kita bisa mendapatkan infirmasi yang bisa kita akses selama satu jam.

Sayangnya setiap orang tanpa batasan umur ,sehingga anak-anakpun bisa masuk ke warung internet dari usia sekolah Dasar maupun level di atasnya.Banyak warung internet yang tidak dilengkapi perangkat anti pornografi sehingga tidak menutup kemungkinan anak-anak tersebut mengakses gamar atau video porno.Bila sudah keseringan maka tidak menutup kemungkinan anak-anak tersebut akan ketagihan sehingga menjadi kebiasaan membuka situs-situs porno.Bila sudah demikian maka kita bisa menebak sendiri efk saping dari akses tersebut terhadap perilaku anak-anak kita.

Melihat kondisi semacam ini sebaiknya pemerintah yang mempunyai kewenangan dan kekuasaan untuk menyelamatkan generasi muda kita sebaiknya membuat peraturan-peraturan yang bisa melindungi moral dan akhlak generasi muda kita.Pemerintah Cina saja yang negaranya menganut paham Komunis perhatian terhadap moral anak bangsanya sangat tinggi terbukti dengan menutup 130.000 warnet yang mungkin dianggap oleh pemerintah berpengaruh terhadap moral generasi mudanya.Selain itu warnet-warnet di Cina dikendalikan oleh pemerintah sehingga pengaruh negatifnya bisa dikurangi.

Semoga tulisan ini dibaca oleh pihak yang berwenang dan pembaca yang peduli terhadap moral generasi harapan bangsa sehingga ada langkah-langkah untuk menanggulangi efek negative dari internet.

Hikmah:

“Bau mulut seorang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah pada hari kiamat dari harumnya misik (minyak wangi paling harum di dunia). “(HR. Bukhari)

Dapatkan Dolar Disini