Pornografi yang dikemas dan dibungkus menjadi Film Horor dan Mistik dengan alasan untuk menghibur atau sarana hiburan banyak berkembang di dunia perfilman kita di Indonesia.Salah satu film yang sekarang baru menjadi sorotan khususnya masyarakat Gunungkidul dengan mengambil tema tersebut adalah film “DEDEMIT GUNUNGKIDUL” yang sempat menuai protes dari masyarakat Gunungkidul sewaktu acara syukuran di salah satu rumah makan di Gunungkidul.

Film-film misyik dan horor yang sebagan adegannya penuh dengan adegan vulgar dan mengumbar aurat wanita ,sedikit banyak ditonton oleh kalangan pelajar baik tingkat SLTP maupun SLTA bahkan setingkat pelajar Sekolah Dasar.Efek negatif dari penonton yang sebagian besar pelajar tadi maka akibatnya akan mempengaruhi pola pikir mereka dimana alam pikirannya akan terseret ke arah pornografi dan pornoaksi.

Dunia pendidika yang sudah penuh denga berbagai persoalan dan berbagai masalah akan bertambah berat mendidik para siswanya karena tambahan penghambat moral siswa yaitu “FILM FILM PORNO DAN MISTIK”.Sebagian masyarakat kadang-kadang hanya menyalahkan guru maupun sekolah ,padahal banyak moral pelajar yang juga dipengaruhi olem media baik media tulis ,media elektronik maupun media yang lain yang kurang mendukung dunia pendidikan kita.

Bila kita ingin dan menghendaki generasi muda kita lebih bermoral dan mempunyai budi pekerti yang baik maka mari bersama-sama membendung beredarnya film-film  horor dan mistik yang hanya menampilkan pornografi dan pornoaksi.

INGIN SUKSES IKUTI PROGRAM INI