Hand Phone saat ini merupakan sarana teknologi informasi dan komunikasi yang sangat memudahkan pemakainya untuk berkomunikasi maupun  mencari informasi yang dibutuhkan.Dengan semakin murahnya harga HP dan pulsa perdana maupun voucher yang semakin murah maka hamper semua lapisan masyarakat memiliki HP,tidak terkecuali anak-anak sekolah dari Sekolah Dasar sampai perguruan Tinggi.

Ada sebagian siswa-siswa Sekolah Dasar  yang kemana saja sudah membawa handphone tidak terkecuali bila ke sekolah.Akibatnya konsentrasi belajar menjadi berkurang karena sibuk dengan permainan yang ada di handphone.Apalagi handphone yang bisa untuk mengakses internet saat ini harganya sangat murah ,seratusan ribuan sudah dapat hand phone baru yang lengkap dengan beberapa fitur permainan, mp3 ,kamera maupun game serta akses web site.

Penjualan hanp phone yang tidak ada ketentuan usia pemakai menyebabkan pengguanaan yang tidak tepat sasaran ditinjau dari segi usia anak atau pemakainya.Di Negara Jepang ,menurut yang saya dengar Negara membuat peraturan atau perundang-undangan tentang penggunaan hand phone menurut usia dan tingkat sekolahnya.Dengan pembatasan penjualan maupun penggunaan hand phone tersebut maka anak-anak setingkat Sekolah Dasar hanya bisa menggunakan hand phone untuk komunikasi saja dan tidak bisa membuka situs situs internet yang sebagian besar menjadi rimba pornografi dan kemaksiatan.Dengan pembatasan tersebut maka sedikit banyak akan meminimalisir ekses negative dari hanp phone sehingga sedikit banyak bisa menyelamatkan generasi muda penerus estafet kepemimpinan yang akan datang.

Bila di Negara Jepang saja  bisa membuat perundang-undangan tentang penggunaan hand phone untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa,alangkah baiknya bila di Indonesia yang merupakan Negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan agama bisa meniru Jepang untuk menyelamatkan anak-anak kita dari efek negative penggunaan Hand phone.Semoga bapak-bapak pemegang kekuasaan di negeri ini mau berpikir untuk menyelamatkan anak-anak kita dari kerusakan moral akibat efek negative dari perkembangan teknologi informasi saat ini.

Hikmah :
Apabila perzinaan dan riba telah melanda suatu negeri maka mereka (penghuninya) sudah menghalalkan atas mereka sendiri siksaan Allah. (HR. Ath-Thabrani dan Al Hakim)
PT Arminareka Perdana