Betapa susahnya bila kita sakit hanya untuk parkir saja bila kita menjenguk saudara kita di RS Dr  Sardjito Yogyakarta memerlukan tenaga ekstra.

Menjenguk saudara atau tetangga dan kenalan yang sedang mendapat ujian dari Allah di Rumah Sakit merupakan kebutuhan social kita.Seperti yang penulis lakukan dengan rombongan dari sekolah menjenguk rekan kerja yang sedang sakit di Rumah Sakit Dr Sardjito Yogyakarta bebrapa saat yang lalu.Selain kepadatan lalulintas di jalan protocol menuju Rumah sakit juga untuk mencari lahan parker yang kosong saja harus berputar kesana kemari untuk mendapatkannya.Dari pintu masuk menuju gedung utama penuh dengan deretan mobil yang sudah diparkir di tepi-tepi jalan masuk begitu juga sepeda motor .Mobil-mobil mewah dengan beraneka ragam merk berjejer di bawah terik matahari.

Setelah mendapatkan lahan parker dan mencari lokasi dimana rekan tadi harus opname dan menunggui putranya  ,di pintu masuk utama ratusan orang berjejal- jejal mau menjenguk ataupun menunggui  keluarga yang baru menderita sakit.Ada yang duduk-duduk, tiduran ,membaca Koran maupun ngobrol dengansesama penunggu yang lain.Sebagian terlihat kusut atau lesu mungkin sudah beberapa hari di Rumah sakit sehingga kurang tidur dan sebagainya.

Setelah masuk ke ruangan pasien pun di dalam sudah banyak orang berjubel menunggu keluarganya maupun mungkin hanya menjenguknya.Hampir setiap kursi ruang tunggu sudah penuh dengan penunggu yang ada di dalamnya.Selesai menjenguk dan mendo’akan agar si sakit cepat diberi kesembuhan oleh Allah ,keluar dari ruangan dan kemudian menuju lokasi parker serta keluar dari halaman Rumah Sakit si pengemudi harus ekstra sabar dan hati-hati agar mobilnya tidak menyenggol atau disenggol mobil yang lain.Melihat kondisi seperti itu saya berpikir saat ini saja tahun 2011 untuk parker sudah begitu susahnya kira-kira sepuluh atau dua puluh tahun yang akan datang parker tersebut akanj seperti apa padatnya.Semoga nanti ada teknologi baru yang bisa membantu meringankan kepadatan parker di lokasi parker seperti di R S Dr Sardjito contohnya.

Kita syukuri walaupun harus ekstra sabar dan hati-hati untuk memarkir mobil tetapi bila dibandingkan dengan saudara kita yang menunggui si sakit sampai berhari hari masih lebih enak atau ringan kita yang hanya beberapa saat menjenguknya.Semoga pasien-pasien yang dirawat di RS Dr Sardjito saat itu selalu dalam kesabaran dan ketabahan serta para dokter dan perawat ikhlasmerawatnya dan diniatkan Ibadah sehingga Insya Allah akan mendapatkan balasan yang berlipat ganda dari Allah SWT.Amien.

Hikmah :

Baginda Rasulullah Shallahu Alaihi Wa Sallam, menyampaikan , “Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya”
PT Arminareka Perdana