Gb.sepeda Motor

Hampir setiap siswa mempunyai HP

Perkembangan teknologi baik sarana transportasi, komuniasi maupun “ rekreasi “ seperti sepeda motor , handphone dan rokok disatu sisi menyebabkan kehidupan menjadi mudah dan menyenangkan.Sepeda motor menyebabkan kita bisa menuju kemana saja dengan praktis dan cepat,handphone  kita bisa berkomunikasi dengan siapa saja dengan cepat dan murah serta mengakses informasi dari dunia manapun dengan mudah dan sangat praktis.

Bagi anak-anak seuisa SLTP dan SLTA memiliki sepeda motor merupakan trand dan kebanggaan sendiri  karena bisa mempercepat untuk sampai tujuan sesuai dengan kemauan ,baik itu tujuan ke sekolah maupun tujuan lainnya .Tetapi bila tanpa pengawasan orang tua dan sekolah maka banyak kasus siswa yang dengan sepeda motor tersebut  menyebabkan  keinginan siswa untuk  ke tempat-tempat yang mereka sukai tetapi lebih banyak menghambat dari segi pendidikan banyak terjadi.Salah satu contohnya adalah pada jam-jam sekolah dengan  dengan rentang waktu setengah jam saja mereka sudah bisa menuju ke suatu tempat  sejauh  30 km sampai 40 km dari rumah maupun lokasi sekolah.Banyak kasus siswa mereka berangkat dari rumah tetapi tidak sampai sekolah karena dengan teman-temannya mereka menuju lokasi yang mereka kehendaki.

Teknologi informasi yang  lain seperti Handphone juga  disatu sisi memudahkan komunikasi siswa dengan siapa yang mereka kehendaki tetapi disisi yang lain konsentrasi belajar menjadi terpecah karena asyik sms an maupun membuka situs-situs yang mereka sukai.Bila situs-situs yang mereka buka adalah situs-situs yang berfbau porno maka alam pikiran meraka sudah akan terkonsentrasi atau minimal terpecah dengan gambar atau video yang mereka lihat.Apalagi dengan tradisi yang namanya “ Pacaran “ maka gambar –atau video porno tersebut akan menyebabkan mereka berdua  terpengaruh dan bila ada waktu dan kesempatan maka tidak menutup kemungkinan untuk mencoba dengan teman  atau lawan jenisnya melakukan hal-hal yang seharusnya belum boleh dilakukan sebagai seorang pelajar.

Salah satu penelitian yang mengambil siswa –siswa di DKI Jakarta beberapa waktu yang lalu menunjukkan bahwa 50 % siswi-siswi yang diambil sampelnya sudah tidak perawan lagi.Walaupun tidak menjadi acuan tetapi bisa menjadi gambaran umum bahwa perilaku bebas sudah menjangkiti pelajar –pelajar kita yang awal penyebabnya karena melihat gambar-gambar porno di handphone dan sebagainya.

Di lapangan pendidikan pun sudah banyak siswa yang terpaksa harus mengundurkan diri karena  sudah terlanjur berbadan dua , sehingga selain memupuskan harapan dan cita-cita keluarga juga menambah aib sekolah dan keluarga secara tidak langsung.

Dengan melihat berbagai aspek tersebut bila kita sebagai orang tua yang menghendaki lkeselamatan anak-anak kita maka sebaiknya kita mencermati penggunaan sepeda motor dan  penggunaan Handphone anak-anak kia agar sekolah dan cita-citanya tidak terhambat karena “kecelakaan “

.PT Arminareka Perdana