Perkembangan teknologi yang sangat pesat terutama teknologi Informatika menyebabkan kehidupan semakin mudah untuk berkomunikasi dengan berbagai pihak.Tetapi efek negatif nya juga perlu diperhatikan dan dicermati.Sudah banyaksiswi siswi seusia Sekolah dasar kelas V dan VI sudah mengalami datang bulan sehingga sudah perlu pengawasan khsusus sebab  siswi-siswi itu cepat atau lambat sudah akan menyukai lawan jenisnya.

Siswi yang kemudian  masuk SLTP maka pergaulan dengan lawan jenisnya akan semakin akrab apalagi kemudian di usia SLTA.Banyak kejadian siswi-siswi SLTA yang terpaksa harus keluar dari sekolah karena sudah terlanjur berbadan dua baik dengan teman sekolahnya ataupun dengan teman yang sudah tidak sekolah.

Ada beberapa kejadian di salah satu sekolah  yang sudah terkenal kedisiplinannya  , tetapi karena  pengawasan  di sekolah hanya sebatas pagi sampai sore ,maka setelah lepas dari sekolah  siswi akan bebas bergaul dengan siapa saja.Baru-baru ini di bulan Februari 2011 ada berita di salah satu sekolah yang sudah baik kedisiplinannya terpaksa ada satu siswi yang sudah tidak bisa mengikuti Ujian Nasional dikarenakan sudah berbadan dua sekitar lima bulan,pada hal Ujian Nasional tinggal 2 bulan lagi.Dengan berat hati orang tua mengajukanpermohonan pengunduran putrinya dari bangku sekolah walaupun Ujian Nasional tinggal sebentar lagi karena harus cepat-cepat dinikahkan dengan  lelaki yang sudah menanamkan benih di rahimnya.Suatu kerugian yang sangat besar,hamper tiga tahun  ,dana yang sudah dikeluarkan sangat besar bisa puluhan juta rupiah  terpaksa harus menanggung malu karena hamil duluan.

Kejadian –kejadian tersebut menjadikan pelajaran bagi kita para orang tua yang memunyai putri yang masih sekolah di SLTP maupun SLTA supaya tidak terjadi lagi kasus mengundurkan diri karena terlanjur hamil ,apalagi menjelang ujian yang tinggal beberapa saat lagi.

Hikmah :

Perzinaan mengakibatkan kemiskinan. (HR. Al-Baihaqi dan Asysyihaab)
PT Arminareka Perdana