Maut atau kematian bisa menjemput siapa saja tanpa permisis lebih dahulu,termasuk kita yang saat ini mungkin masih muda dan sedang di puncak karir.dan ini terjadi pada salah satu orang tua murid kelas satu yang berdomisisli di NGipak Karngmojo Gunungkidul.

Sore itu hari Senin beliau masih ke sawah memann padi ,kemudian pulang dan sesampai di rumah memberesi gabah yang baru habis dijemur ,dikumpulkan di ruangan yang sudah disediakan.Setelah itu ia mau mandi di kamar mandi … ternyata sampai di kamar mandi terpeleset jatuh kemudian sampai pada kematian.

Sewaktu penulis bersama siswa-siswa kelas I yang satu kelas bertakziah ke rumahnya,penulis lihat rumahnya belum jadi ,sebagian sudah dipleseter tetapi sebagian belum dipleseter disana-sini masih belum sempurna,yang mungkin akan disempurnakan setelah panen padi ….tetapi ternyata Allah berkata lain.Allah lebih sayang kepada beliau sehingga beliau dipanggil kehadirat_NYA sebelum rumahnya sempurna… sebelum anaknya lulus SMK dan sebelum anak pertamanya menikah.

Semoga amal sholeh beliau diterima Allah SWT,dosa dan kesalahannya diampuni keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran serta  walaupun tanpa bimbingan ayah kandung semoga menjadi putra yang sholih  berguna bagi keluarga,Negara dan agama serta yang lebih penting terus mau mendo’akan orang tuanya sehabis sholat lima waktu.

Sudah sapkah kita menyusulnya…?