Gb. Kolam Lele dumbo dari terpal plastik

Perkembangan jumlah penduduk yang semakin banyak menyebabkan tuntutan kebutuhan ekonomi yang semakin tinggi pula.Pemanfaatan lahan yang tidak produktif salah satu alternative untk menambah pendapatan keluarga.Salah satunya yang saat ini dikembangkan oleh masyarakat Wareng adalah budidaya lele dumbo dengan menggunakan kolam ikan dari terpal plastik.

Dengan terpal plastic , maka air tidak akan meresap langsung ke dalam tanah,selain itu kedalaman kolampun tidak terlalu dalam sebab tanah hasil dudukan bisa dipakai untuk tameng sisi pinggirnya sehingga menambah kedalaman kolam.Dengan dudukan tanah  40 Cm sudah bisa dipakai membuat kolam yang airnya mencapai kedalaman 70 Cm.

Keuntungan lain harga terpal plastic juga tidak terlalu mahal untuk ukuran masyarakat umum.Bibit lel dumbo pun sudah ada yang sanggup mengantarkan samai di kolam yang ada dengan harga yang tidak terlalu tinggi,Untuk bibit lel dumbo ukuran 5-7 cm harga per ekor sebesar Rp.200,-.Makanan ( pellet ) juga mudah didapatkan di pasaran.

Beberapa tempat yang sudah membudidayakan lele dumbo di kolam terpal tersebut antara lain bapak Mulyorejo dari dusun Singkar II..

Dengan modal terpal, bibit dan makanan lele ( pellet ) sekitar satu juta rupiahb ,setelah tiga bulan bisa mendapatkan keuntungan kotor sekitar tiga ratus ribu rupah dengan kerja sambila member makan lele setiap pagi dan sore saja.

Selain itu dengan budidaya lel dumbo ini secara tidak langsung akan menambah gizi masyarakat khususnya protein hewani sehingga akan membantu meningkatkan kecerdasan generasi yang akan datang. Semoga usaha ini bisa berkembang di desa Wareng dan sekaligus menambah penghasilan keluarga.

Hikmah :

96. Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.( Q.S 7. Al-A’raaf ayat 96)