Mengajar dikalangan guru atau pendidik merupakan kewajiban yang wajib dilaksanakan setiap harinya.Suka dan duka menghadapi siswa atau peserta didik menyertainya setiap hari .Bila yang dihadapi adalah siswa-siswa yang cerdas dan berakhlak yang baik maka merupakan hiburan tersendiri ,sebaliknya bila yang dihadapi adalh siswa siswa yang malas ndableg maka menjadi ujian tersendiri bagi seorang guru atau pendidik.

Yang lebih mengerikan lagi bila guru non PNS mengajar di sekolah swasta yang belum mapan maka banyak kendala yang dihadapinya.kendala-kendala yang dihadapi antara lain :gaji yang jauh dari standart guru ,siswa yang dihadapi setiap hari adalah siswa-siswa yang merupakan siswa-siswa yang tidak diterima di sekolah negeri atau bahkan tidak diterima dari sekolah swasta lainnya sehingga kita bisa membayangkan betapa beratnya berhadapan dengan peserta didik setiap harinya.

Tetapi semua itu bisa dirasakan ringan bila pendidik atau guru tersebut niatan menjadi guru adalah untuk beribadah kepada Allah SWT.NIAT Ibadah dipancangkan kuat-kuat dalam hati sanubarinya ,sehingga dengan niatan tersebut  masih ada secercah harapan bahwa segala kesulitan yang dihadapi untuk mendidik siswa-siswa yang “bermasalah” maka Allah akan melihatnya dan membalasnya dengan balasan yang berlipat ganda baik di dunia maupun di akhirat.

Yang lebih mengembirakan lagi bila anak didik yang semula mbandel ,ndablek dan sebagainya ternyata kemudian berubah menjadi anak yang rajin dan berakhlaq mulia maka ada kepuasan batin tersendiri bagi kita seorang pendidik.

Tetapi yang banyak kita lihat dilapangan niatan Ibadah tersebut masih jauh dari  harapan sehingga mengajar semata-mata melaksanakan kewajiban dan imbalan materi belaka.Akibatnya kekecewaan yang banyak terjadi, menggerutu ,ngomel dan sebagainya.Banyak kewajiban yang tidak ada imbalan materi sepi dari penggemar,seperti menegur siswa yang indisipliner, menggerakkan sholat jama’ah ,memasyarakatkan kedisiplinan dan lain-lain  .

Agar para pendidik di sekolah swasta walaupun dalam situasi penghasilan yang minim ,anak didik yag mbandhel dan sebagainya tetapi kita tetap bersemangat maka niatilah dengan niatan ibadah menolong agama Allah ,maka Insya Allah selain Allah akan menolong kita juga setiap langkah kita pasti akan dibalas oleh Allah dengan balasan yang berlipat ganda baik di dunia maupun di akherat.Semoga Allah SWT selalu memberi kekuatan kepada kita Amien.

Hikmah:

“Orang yang memberi petunjuk kepada kebaikan sama pahalanya seperti orang yang melakukannya”. (HR. Bukhari).