Kreatifitas menjemput rezeki dari Allah SWT

Jumlah manusia yang semakin banyak ,kebutuhan hidup yang semakin besar ,sumber daya alam yang semakain sedikit serta persaiangan dalam segala hal yang semakin ketat menuntut kreatifitas kita,bila kita ingin tetap eksis menghadapi berbagai tantangan.

Di bidang teknologi umpamanya, perusahaan-perusahaan pengasil teknologi baik teknologi  informasi,otomotif maupun teknologi lainnya yang bisa tetap eksis sampai saat ini adalah perusahaan-perusahaan yang selalu membuat terobosan dan inovasi baru yang itu tidak terlepas dari kreatifitas.

Di bidang panganpun ,dengan jumlah manusia yang semakin banyak ,lahan pertanian yang semakin sempit  diperlukan terobosan baru agar penyediaan pangan tidak terhambat dan terbukti dengan inovasi baru pangan banyak tersedia untuk kebutuhan kita.

Sewaktu penulis masih kecil dengan jumlah penduduk yang masih sedikit ,pekarangan dan lahan pertanian yang masih luas,untuk makan nasi ( beras ) sangat jarang, hamper tiap hari makanan pokok berupa nasi thiwul dari gaplek atau ketela.Tetapi saat ini jumlah penduduk hamper dua kali lipat,lahan dan pekarangan semakin sedikit tetapi  kita tidak kesulitan menemukan nasi beras dan bahkan berlebih.Itu semua tidak terlepas dari perkembangan teknologi pembibitan padi  dimana dengan kreatifitas umur padi bisa diperpendek dan hasil bisa diperbanyak karena kreatifitas.

Dibidang teknologi transportasi semua bisa kita nikmat ,di era tahun 1970 an  untuk melakukan perjalanan  Yogya –Jakarta umpamanya diperlukan antri berhari-hari dan waktu tempuh yang lebih lama.Sekarang tanpa perlu antri dalam hitungan menit dengan menggunakan pesawat kita sudah sampai Jakarta.

Di bidang sarana komunikasi dalam era 1970 untuk berkomunikasi dengan saudara atau teman Yogyakarta –Jakarta diperlukan waktu hamper dua minggu bila melalui surat Pos .Tetapi saat ini dalam hitungan detik kita sudah bisa bercakap cakap dari jarak ribuan km bahkan denan biaya gratis pula.

Dari beberapa contoh diatas kreatifitas ternyata bisa meringankan pekerjaan kita, menambah kesejahtraan dan memudahkan berbagai urusan kita. Mari terus kembangkan kreatifitas untuk menghadapi tantangan masa depan yang semakin komplek.

Hikmah:

“Orang yang memberi petunjuk kepada kebaikan sama pahalanya seperti orang yang melakukannya”. (HR. Bukhari).