Kita perlu meluangkan waktu untuk ziarah kubur ,duduk disana beberapoa saat ghuna bertadabbur,merenung,berdo’a unmtuk dirinya dan juga  untuk kaum muslimin yang telah mendahuluinya,menghayati kematian, dan peristiwa-peristiwa yang akan terjadi setelahnya atau merenungkan seandainya ia bertukar tempat dengan penghuni kubur yang ada di depannya.Bagaimana kira-kira hisabnya,dengan jawaban apa kita akan menjawab pertanyaan dari Alklah SWt dan apakah kita akan selamat atau justru celaka.

Dengan ziarah kubur kita bisa merenungi bahwa diantara sekian orang yang sudah meninggal itu ada yang kuat,lemah,zalim ,dizalimi,kaya,fakir,berkuasa,papa,muda,tua,saleh dan durjana.Semuanya kini berada di tempat yang sama ,di bawah tanah dan telah meninggalkan dunia beserta perhiasannya,mau tidak mau.Mereka yang sudah di alam kubur telah meninggalkan orang-orang tercinta dan para sahabat.Yang menemaninya saat itu tinggallah amal mereka.Barangsiapa saleh amalnya,kuburnya adalah salah satu taman surge dan barangsiapa tidak demikiuan maka kuburnya adalah salah satu jurang neraka.Semoga Allah SWT melindungi kita dari yang terakhir ini.

Rasulullah SAW telah menganjurkan ziarah kubur.Beliau bersabda :

“ Berziarah kuburlah kalian ,sesungguhnya ziarah kubur itu akan mengingatkan kalian akan akhirat.”

Ziarah kubur akan memberikan pengaruh yang sangat baik bagi kita,karena akan mengingatkan pada kampong akherat,mendorong untuk lekas bertaubat sehingga Insya Allah bisa memperbaharui iman dengan sebenar-benarnya.

sumber: buku “Kepada Aktivis Muslim ” karya Dr.Najih Ibrahim penerbit AQWAM Solo