Sungguh-sungguh  terjadi di musim penghujan ,dalam keadaan hujan deras dan banjir sekolah harus membeli air dengan mobil tangki.Hal ini terjadi karena air PDAM mati sehingga bak penampungan untuk mengisi bak mandi serta MCK kosong.

Maka untuk mengisi bak air tersebut mau tidak mau harus membeli air dari luar.Maka dibelilah air untuk mengisi bak tersebut sebanyak 4 tangki dengan harga pertangki enam puluh ribu rupiah.

Sungguh-sungguh terjadi dalam keadaaan hujan dan banjir membeli air dengan tangki dan airnya lebih keruh dari air hujan.Ya memang rezeki dari Alloh SWT bagi penjual air.

Hikmah:

“Umatku akan tampil pada hari kiamat dengan wajah bersinar, tangan serta kakinya berkilauan dari bekas-bekas wudhu.” (HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim)