Tahun baru 2010 hampir berakhir  da kita akan masuki 2011.gegap gempita masyarakat kususnya generasi muda menyambutnya.Bukan dengan langkah instropeksi dan perenungan tetapi dengan langkah-langkah meniru ala masyarakat Barat yang notabene non muslim serta penuh dengan hura-hura dan kemubadziran.

Di kota kota kabupaten banyak dilaksanakan pesta kembang api, meniup trompet sepanjang malam dan petasan yang menghabiskan dana jutaan rupiah, pentas musik dengan penyanyi yang berpakaian seronok dan bercampur baur antara laki-laki dan perempuan.Menaiki sepeda motor kesana kemari dengan pakaian bercat warna -warni dan knalpot motor diblombong dan sebagainya.Dan sebagian besar pesertanya adalah generasi muda Islam.

Penyambutan tahun baru yang penuh dengan kemubadziran bisa kita lihat dibeberapa berita berikut ini :

Di pantai jaya Ancol dengan pentas kembang api dan musik,di . Java Paragon Hotel and Residence Surabaya dengan tiket masuk sampai Rp 750.000 perorang dengan acara musik dan dance.Tembakan kembang api dengan suara menggelegar dan bersahut-sahutan terdengar dari berbagai sudut Kota Bandung pada penyambutan tahun baru kemarin.

Melihat kondisi tersebut sangat ironis bila kita melihat saudara -saudara kita di Palestina  atau Gaza yang untuk hidup  penuh dengan perjuangan, untuk makan saja sulit ,rumah hancur dan sebagainya.Belum yang sekarang sedang ditahan oleh Israel di  penjara -penjara Israel yang tidak boleh dijenguk oleh keluarganya ,tidak boleh berbicara dengan sesama tahanan dan manusia yang lain.Sebagian dari generasi muda Islam bahkan tidak tahu apa yang terjadi dengan saudara -saudara kita di Palestina ,dan ada yang tidak mau tahu karena selain letak Geografi yang jauh dari Indonesia juga karena bukan urusannya.

Selain itu musibah besar baru saja terjadi ,Gunung Merapi meletus, tsunami di Mentawai dan bencana alam ditempat lainnya yang meninggalkan luka serta ratusan ribu masyarakat kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian

Semoga dengan melihat kondisi semacam ini  banyak elemen umat Islam yang terus mengambil langkah -langkah antisipasi bagaimana generasi muda Islam bisa lebih dekat dengan agamanya,lebih dekat dengan saudaranya sesama muslim sehingga rahmat Alloh akan turun kepada kita.

Hikmah:

“Umatku akan tampil pada hari kiamat dengan wajah bersinar, tangan serta kakinya berkilauan dari bekas-bekas wudhu.” (HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim)