PORNOGRAFI AWAL PERZINAAN,PERZINAAN MENYEBABKAN LAKNAT DAN BENCANA DARI ALLAH SWT

Gb. Alat untuk mengangkut batu dari kali dan tumpukan batu yang siap untuk dipeceh-peceh

Gb. Dengan pukul kecil ibu Sarijan memcahkan betu betu tresebut sejak jam 07.00 s/d jam 17.00 WIB

Mencari rezeki  untuk menutupi kebutuhan hidup baik pribadi maupun keluarga ditempuh dengan berbagai cara khususnya “rakyat kecil”.Walapun dengan bekerja keras dan memeras keringat tetapi Alloh Maha Kuasa dan Maha Adil Insya Alloh selalu memberikan rezekinya kepada siapa saja yang mau berusaha menjemput rezekinya.

Salah satu profil yang gigih menjemput rezeki dari Alloh diantara kerasnya persaingan kerja dan kerasnya menghadapi kehidupan saat ini adalah keluarga bapak dan ibu Sarijan dari Kedungkeris NGlipar Gunungkidul.Bapak dan ibu ini menjemput rezeki dari Alloh SWT dengan mengumpulkan batu dari kali kemudian mengangkutnya ke pinggir jalan raya dan memecahkan menjadi butiran-butiran  kecil kemudian menjualnya.

Gb. Batu pecahan yang dijajakn di pinggir jalan

Dengan pikulan dan keranjang kecil bapak Sarijan mencari batu-batu di kali kemudian memikulnya dari sungai yang bejarak sekitar tiga ratus meter ke tempat yang setrategis dan di sinilah ibu Sarijan dengan palu kecil memecah menjadi butiran –butiran kecil.Sejak pukul 07.00 WIB bapak dan ibu ini sudah berangkat dari rumah dengan menempuh perjalanan sekitar satu setengah kilometer dengan bekal minum dan makan siang serta peralatan seperlunya ke lokasi di pinggir jalan yang menghubungkan kecamatan NGlipar dan Sambipitu .Disinilah bapak dan ibu membuat gubuk kecil tempat bekerjka memecah batu sekaligus memasarkannya bila ada pembeli  yang membutuhkan.

Bekerja seharian sampai jam lima sore  dalam dua hari bapak dan ibu ini bisa mengumpulkan satu kubik batu pecahan yang bila ada pembeli  kemudian menaikkan ke atas truk satu lubik tersebut dibeli dengan harga sekitar seratus lima puluh ribu rupiah.Bila tidak ada pembeli , bapak dan ibu ini menunggu sampai ada orang yang lewat kemudian membelinya.Selain secara langsung memasarkannya bapak dan ibu ini juga  menjualnya lewat saudaranya yang kebetulan punya hanpone ( HP).Bagi pembeli yang membutuhkan batu kali tersebut selain langsung ke lokasi juga bisa lewat saudaranya  tersebut.

Sekitar jam lima sore bapak ibu Sarijan pulang ke rumahnya dan tidak lupa membawa makanan ternak dari ladangnya untuk dua ekor ternak gaduhan.

Demikian  sekilas tentang menjemput rezeki dari Alloh SWT dari keluarga kecil pemecah batu kali yang hasilnya belum tentu laku dalam waktu yang singkat dengan bekerja sepuluh jam perhari  dengan penghasilan sekitar Rp.30.000 tanpa dapat uang makan.maupun transport apalagi asuransi,Semoga menjadi  perenungan bapak-bapak pejabat yang uang lauk-pauknya saja ratusan ribu rupiah. Semoga Alloh SWT memberi kekuatan kepada keluarga bapak Sarijan dan bapak –bapak yang lain yang mempunyai profesi yang sama.Amien

  • Hadis riwayat Abu Hurairah ra:
    Orang yang membiayai para janda dan orang miskin itu bagaikan seorang pejuang di jalan Allah. Aku mengira beliau menambahkan: Dan bagaikan orang yang selalu menjalankan salat malam tanpa henti atau bagaikan orang yang selalu berpuasa tanpa berbuka. (Shahih Muslim )