Kejadian ini terjadi sewaktu praktek di bengkel otomotif ,ada siswa yang sedang habis dicukur  kemudian membersihkannya dengan udara kompresor .Sewaktu sedang membersihkan rambut yang menempel dibajunya ada siswa lain yang iseng meminta slang kompresor tersebut dan kemudian dengan iseng dan main-main ujung slang kompreor tersebut diarahkan ke mata temannya kemudian dengan gaya seperti koboy udara di kompresor dikeluarkan dan diarahkan ke mata temannya.Yang terjadi adalah udara kompresor masuk ke mata kemudian seketika mata tersebut terpejam dan sekitar mata membengkak dan membesar.

Siswa yang terkena udara kompresor tersebut kemudian ke UKS dan oleh pihak petugas UKS di bawa ke Rumah Sakit terdekat.sesampai di Rumah sakit terdekat petugas pemeriksa dan dokter umum tidak sanggup mengobati dan menyarankan dirujuk ke Rumah Sakit Khusus Mata di ibukota Propinsi. Sambila menahan sakit siswa yang iseng maupun penderita dan juga pengantar dari sekolah menuju ke Rumah Sakit khusus Mata yang dirujuk tersebut.

Sesampai di Rumah Sakit Khusus  Mata langsung ditangani oleh dokter spesialisasi mata dan setelah melalui pbeberapa pemeriksaan laboratorium siswa diperbolehkan obat jalan dan harus memriksakan  matanya yang kena udara kompresor tersebut ke Rumah Sakit Mata tersebut.Pemeriksaan awal saja menghabiskan ratusan ribu rupiah , belum pemeriksaan lanjutan dan pemeriksaan kemungkinan berkurangnya fungsi mata untuk melihat.

Sampai hari ke 5 berdasarkan laporan dari siswa tersebut untuk melihat jarak 3 meter saja masih kesulitan.

Demikian peristiwa di suatu sekolah yang menimpa salah satu siswa karena iseng dan untuk senda gurau menggunakan udara kompresor tetapi berakibat fatal bagi temannya ,semoga menjadi pelajaran bagi siswa tersebut dan juga sekolah-sekolah yang praktek mempergunakan peralatan kompresor.

Hikmah :
Apabila perzinaan dan riba telah melanda suatu negeri maka mereka (penghuninya) sudah menghalalkan atas mereka sendiri siksaan Allah. (HR. Ath-Thabrani dan Al Hakim

PT Arminareka Perdana